Ternyata Mandi Air Hangat Setelah Naik Pesawat Tidak Dianjurkan, Lho Kenapa Ya?

Siapa yang di sini suka mandi air hangat selepas bepergian? Memang, mandi air hangat setelah melakukan perjalanan jauh itu sangat menyegarkan dan tubuh terasa lebih rileks. Namun, apakah secara medis demikian?

Mandi air hangat setelah naik pesawat itu tidak dianjurkan. Lho kenapa? Biar nggak penasaran, berikut alasan mendasar mengapa setelah bepergian menggunakan pesawat tidak dianjurkan mandi air hangat.

Mandi Air Hangat Bisa Perburuk Kondisi Kulit

Mandi hingga berendam di air hangat setelah naik pesawat tidak dianjurkan/foto: freepik.com/freepik

Seorang manajer customer service Qantas dan juga traveler yang sering bepergian, Travys Carinci, mengungkapkan momen mandi hingga berendam air hangat setelah naik pesawat mampu memperburuk kondisi kulit seperti kulit menjadi kering. Tak hanya itu, momen mandi air hangat ini bisa mengiritasi kulit yang sensitif seperti eksim dan dermatitis.

Selaras dengan pernyataan dokter asal Amerika Serikat yang dikutip dari The Sun, air panas dapat merusak kulit dan memperparah kondisi jerawat. Air panas juga dapat menghilangkan minyak alami dan bakteri sehat pada kulit. Bakteri sehat memainkan peran penting dalam menjaga kelembapan dan menghindari kulit dari hal-hal yang tidak baik.

Jadi, jangan buru-buru mandi air hangat setelah turun dari pesawat. Apalagi sampai berendam air hangat dalam waktu yang lama.

Ketimbang Air Hangat, Lebih Baik Mandi Air Dingin: Atasi Efek Jetlag

Mandi air dingin setelah turun dari pesawat dapat mengatasi efek jetlag/ foto: freepik.com/senivpetro

Mandi dengan air dingin memang lebih memberikan manfaat bagi kesehatan kulit dibandingkan air hangat. Air dingin bagus untuk meningkatkan sirkulasi dan dapat membuat kulit lebih glowing.

Mandi air dingin rupanya juga dapat mengatasi efek dari jetlag. Melansir Mirror UK, Travys menyebut mandi air dingin adalah pilihan terbaik untuk kulit dan melawan jetlag. Jetlag akan mengakibatkan orang terbangun di tengah malam dan tidak bisa tidur kembali lantaran perbedaan zona waktu. Alhasil, orang yang bersangkutan bakal merasa lelah di siang hari.  

Itu tadi alasan mengapa mandi air hangat setelah naik pesawat tidak direkomendasikan. Nah, mulai sekarang jangan diterapkan lagi kebiasaan seperti itu ya!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk gabung ke komunitas pembaca TheTriump B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)