Sulit Memaafkan Seseorang? Lakukan 4 Hal Ini Terlebih Dulu Sebelum Memaafkan

Pada dasarnya, manusia lebih mudah menyimpan dendam dibandingkan memaafkan kesalahan yang dilakukan seseorang. Namun, perlu digarisbawahi bahwa satu-satunya cara untuk meningkatkan kesejahteraan kita dan menemukan kedamaian adalah dengan tindakan memaafkan. Kebanyakan orang memiliki kesalahpahaman tentang proses memaafkan.

Dalam definisi yang sesungguhnya, memaafkan adalah tindakan memberi maaf sepenuhnya dengan ikhlas dan tanpa syarat. Namun, bagaimana jika kita merasa sulit untuk memaafkan seseorang? Terapkan 4 hal di bawah ini sebelum memaafkan seperti yang telah dilansir dari Your Tango.

1. Jangan Tersinggung


Ilustrasi memaafkan/Foto: Freepik.com/jcomp

Banyak hal akan terjadi pada kita di dalam hidup dan beberapa di antaranya bisa menjadi sangat buruk. Jika kita bisa menerima fakta ini, maka kita bisa menerima apa pun yang terjadi.

Terkadang kita bisa berada di tempat yang salah dan pada waktu yang salah. Bahkan, kita bisa jadi korban sakit hati dari ucapan atau tindakan seseorang. Namun, ketika kita menyadari bahwa kita tidak pernah menjadi korban dari prasangka buruk seseorang adalah langkah pertama untuk memaafkan.

2. Mengingat Bahwa Setiap Orang adalah Sama
Ragam hal yang perlu dilakukan sebelum memaafkan seseorang/Foto: Freepik.com

Ragam hal yang perlu dilakukan sebelum memaafkan seseorang/Foto: Freepik.com

Ingat, memaafkan bukan pengganti keadilan. Mereka yang melakukan kesalahan tetap harus mempertanggungjawabkan tindakan mereka. Meski begitu, kita memerlukan cara untuk mengatasi kerusakan emosional yang kita derita akibat tindakannya.

Keadilan atau balas dendam sebesar apa pun tidak dapat menghilangkan trauma yang ditimbulkan oleh tindakan mereka. Langkah selanjutnya dalam memaafkan mereka adalah menyadari bahwa keburukan mereka tidak ada bedanya dengan keburukan kita.

Jadi, ingatlah bahwa setiap orang mempunyai minat, dorongan, dan keinginan yang sama. Yang berbeda hanyalah cara kita untuk mengekspresikan diri.

3. Melepaskan Masa Lalu

Ragam hal yang perlu dilakukan sebelum memaafkan seseorang/Foto: Freepik.com/pressfoto

Memaafkan membutuhkan waktu. Tidak peduli berapa kali kita mengingat masa lalu atau betapa buruknya perasaan kita terhadapnya, kita tidak dapat mengubahnya. Inilah mengapa terobsesi dengan masa lalu dapat menghancurkan kita.

Orang menolak memaafkan karena masih terjebak di masa lalu. Hal ini sangat tidak wajar dan berlawanan dengan intuisi, sedangkan memaafkan hanya berhasil jika kita bisa meninggalkan masa lalu. Emosi kita tidak dapat mengubah apa yang telah terjadi dan membalas dendam tidak akan menghapus masa lalu.

4. Let It Go

Ragam hal yang perlu dilakukan sebelum memaafkan seseorang/Foto: Freepik.com

Menurut Psychological Science, ilmuwan perilaku telah mengamati bahwa alih-alih meredakan permusuhan, balas dendam dapat memperpanjang ketidaknyamanan dan hanya dengan menyakiti pelaku saja tidak cukup untuk memuaskan hasrat dendam seseorang.

Mereka juga menemukan bahwa alih-alih memuaskan dalam memberikan keadilan, balas dendam sering kali hanya menciptakan siklus pembalasan, sebagian karena keseimbangan moral seseorang jarang sejalan dengan keseimbangan moral orang lain.

Balas dendam ibarat junk food bagi jiwa kita. Rasanya enak saat kita makan, tapi itu dapat memperburuk pikiran, tubuh, dan emosi.

Itulah beberapa hal yang perlu kita lakukan sebelum bisa memaafkan seseorang dan melepaskan apa yang telah terjadi di masa lalu. Ada beberapa cara cepat untuk bisa memaafkan, seperti memaafkan diri terlebih dulu dan berlatih untuk mengembangkan empati.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk, gabung ke komunitas pembaca TheTriump, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)