Sering Kita Konsumsi, Ternyata 5 Makanan Ini Justru Berbahaya Bagi Kesehatan Lho!

Ketika membicarakan tentang makanan paling berbahaya di dunia, mungkin seringkali yang terbayangkan adalah makanan dengan bentuk aneh atau jarang dikonsumsi. Benar nggak, Beauties?

Faktanya, dalam kehidupan sehari-hari kita seringkali tidak menyadari bahwa makanan yang biasa kita konsumsi setiap hari berbahaya dan mengancam kesehatan. Menurut para ahli, berikut beberapa jenis makanan yang sering dikonsumsi namun memiliki efek bahaya bagi manusia. 

Daging

Daging/ Foto: freepik.com/mdjaff

Berdasarkan U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lebih dari 75 persen kasus keracunan Escherichia coli (E. coli) berasal dari dua kelompok makanan yaitu tanaman hortikultura (seperti sayuran hijau) dan daging sapi. Selain itu, daging sapi, daging ayam, dan babi, termasuk penyebab utama penyakit Salmonella.

Cara terbaik untuk menghindari penyakit ini adalah memasak dengan cara yang tepat. Gunakan suhu 160°F untuk memasak daging sapi giling dan 145°F untuk steak dan daging panggang.

Kentang

Kentang/ Foto: bcfresh.ca

Pernyataan kentang berwarna hijau memiliki racun sudah menjadi perdebatan yang cukup lama. Namun yang pasti, kentang yang berwarna hijau atau tunas baru dari tanaman kentang menghasilkan zat kimia bernama solanin yang merupakan racun berbahaya. Akibatnya, kamu akan merasakan gejala seperti sakit kepala, mual, dan bahkan beberapa masalah neurologis.

Jika kamu ingin memasak kentang namun memiliki warna hijau di beberapa sisi, pastikan untuk membuat sisi yang berwarna hijau. Tapi jika seluruh kentang berwarna hijau, lebih baik tidak dikonsumsi.  

Singkong

Singkong/ Foto: pexels.com/Daniel Dan

Saat ini, singkong  menjadi makanan pokok untuk lebih dari 800 juta orang. Tapi ternyata, menurut National Library of Medicine, singkong mengandung zat beracun sianida. Apabila dikonsumsi dalam jumlah yang banyak, dapat menyebabkan keracunan hingga kematian.

Proses memasak seperti merebus, mengukus, atau memanggang dengan benar dapat mengurangi kadar sianida dalam singkong. Jadi, pastikan untuk memasak singkong dengan baik sebelum diolah lebih lanjut agar tetap aman!

Kerang

Kerang/ Foto: pexels.com/Elle Hughes

Kerang menyaring air melalui tubuh mereka saat hidup di laut. Mereka bisa menyerap beberapa mikroba berbahaya dan bakteri dalam air, serta menjadi penghantar bakteri ke dalam tubuh. Biasanya, bakteri yang terkandung dikenal sebagai Vibrio. Infeksi vibriosis dapat menyebabkan diare, muntah, infeksi aliran darah, bahkan kematian.

Untuk membunuh mikroba ini, CDC merekomendasikan untuk memasak seafood hingga suhu 145°F dan memanaskannya kembali hingga 165°F.

Taoge

Taoge/ Foto: freepik.com/devmaryna

Bibit alfalfa, tumbuh paling baik di kondisi hangat dan lembap. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, kondisi itu juga menjadi tempat favorit bagi bakteri untuk berkembang seperti E. coli dan salmonella sehingga menjadi salah satu penyebab wabah penyakit. 

Untuk menghindari penyakit akibat racun dalam taoge, pastikan untuk  membelinya dari sumber yang terjamin kesegaran dan kebersihannya. Sebelum dikonsumsi, cuci taoge secara menyeluruh. Sebaiknya, hindari mengkonsumsi taoge mentah. 

Itulah beberapa jenis makanan sehari-hari yang ternyata berbahaya menurut ahli. Ingat, penting untuk membersihkan dan memasak dengan benar sebelum dikonsumsi serta pastikan untuk tidak makan secara berlebihan.

Dari beberapa jenis makanan di atas, adakah makanan favoritmu Beauties?

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk gabung ke komunitas pembaca TheTriump, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)