Rahasia Panjang Umur, Ahli Gizi Jepang Ungkap 5 Makanan Populer Amerika yang Dihindari dan Alasannya!

Jepang menjadi salah satu negara yang dikenal memiliki gaya hidup sehat. Berkat pola hidup yang baik ini, tak heran jika penduduknya memiliki umur panjang, bahkan tetap sehat bugar walau usianya telah mencapai angka 80-an. 

Michiko Tomioka, seorang ahli gizi bersertifikat dan ahli umur panjang yang lahir dan besar di Jepang mengungkap kebiasaan dan pola makan yang membuat orang Jepang berumur panjang. 

“Orang-orang Jepang sangat berhati-hati dalam menjalankan pola makan mereka. Hal inilah yang membuat Jepang menjadi rumah bagi beberapa orang dengan umur terpanjang di dunia,” ujar Michiko.

“Ibu saya seorang penyintas kanker, berusia 86 tahun dan bibi saya masih kuat di usia 98 tahun,” lanjutnya. 

Terbiasa dengan pola hidup sehat di Jepang, saat pindah ke AS ia mencoba berbagai pola makan dan tren makanan Amerika yang populer. Namun, tubuhnya tidak merespons dengan baik.

Karena itu, Michiko membeberkan deretan makanan populer Amerika yang tidak dikonsumsi dan alasannya. Simak!

1. Hotdog – Burger

Hotdog/Foto: iStock

Melansir CNBC, hotdog dan burger merupakan dua makanan yang sangat mudah ditemui di AS. Sayangnya, kedua makanan ini termasuk dalam daftar makanan yang tidak sehat. 

Daging olahan pada kedua makanan ini tinggi garam, mengandung lemak jenuh yang bisa meningkatkan risiko kanker, dan bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. 

Karena itu, jika ia ingin mengonsumsi protein tapi rendah garam, memilih tahu adalah pilihan terbaiknya. Terkadang, ia juga berkreasi dengan bola nasi yang berisikan tuna dan rumput laut yang jelas kandungan gizinya. 

2. Minuman Bersoda
Minuman bersoda

Minuman bersoda/ Foto: freepik.com/sergiorojoes

Minuman manis tentu menjadi minuman favorit banyak orang dan menjadi pelengkap di setiap sajian makanan instan. Namun, satu hingga dua kaleng sehari atau lebih minuman bersoda ternyata bisa meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2. 

Menghindari minuman manis, Michiko menggantinya dengan minuman segar yang rendah kalori, seperti es matcha atau hojicha yang lebih rendah kafein. 

3. Sereal Saat Sarapan
Ilustrasi sereal/Foto: Freepik.com/stockking

Sereal/Foto: Freepik.com/stockking

Sereal termasuk makanan yang sangat praktis untuk dinikmati di pagi hari yang mepet. Namun sayang, kandungan gula yang tinggi dan rendahnya serat pada sereal ini kurang baik untuk tubuh. 

Terlalu banyak gula dapat menyebabkan masalah pada tekanan darah, penambahan berat badan, peningkatakan peradangan, dan berisiko terkena diabetes. 

Sebagai orang Jepang, ahli gizi Michiko memiliki natto, kacang kedelai fermentasi untuk dikonsumsi di pagi hari. 

4. Krim Keju
es krim keju

Krim keju/Foto: Istimewa

Produk susu merupakan sumber kalsium dan protein yang baik. Namun, yang perlu menjadi catatan adalah tidak semua produk keju bisa memberikan manfaat untuk tubuh, seperti krim keju. 

Kandungan protein yang rendah dan terkandungnya kolesterol membuat hal ini dihindari. Sebagai alternatif, olesan yang menjadi favorit ahli gizi asal Jepang ini adalah kinako, yang terbuat dari tepung kedelai dan pasta wijen. 

5. Permen
Tak Sekadar Suguhan, Ini Arti 8 Manisan yang Selalu Disajikan Saat Imlek

Permen/Foto: Getty Images/iStockphoto/tatui1761

Saat sedang bosan, mengonsumsi permen menjadi pelarian banyak orang. Namun, permen mengandung banyak gula dan kandungan pati jagungnya bisa berbahaya untuk jantung dan otak. 

Michako memiliki puding chia seed dengan madu, dark chocolate, atau pisang untuk memuaskan hasrat makanan akan makanan manis. Dengan ini, kesehatannya tetap terjaga. 

Beauties, itulah sederet makanan yang dihindari untuk dikonsumsi oleh ahli gizi Jepang. Biar tetap sehat, yuk mulai kurangi konsumsinya!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk, gabung ke komunitas pembaca TheTriump, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)