Pasangan LDR Merapat! Hindari 4 Kesalahan Ini agar Hubungan Jarak Jauh Tetap Langgeng

Kebanyakan dari kita mungkin percaya bahwa hubungan jarak jauh tidak akan pernah berhasil. Untuk beberapa alasan, hubungan ini lebih banyak menghadapi rintangan daripada tipe hubungan lainnya. Meski demikian, hubungan jarak jauh atau long distance relationship sebenarnya bisa berjalan sangat baik.

Kuncinya terletak pada rasa saling mengenal dan memahami satu sama lain. Sayangnya, beberapa pasangan jarak jauh sering kali tidak meluangkan waktu untuk mengenal satu sama lain yang berakibat pada ketidakpercayaan dan kecemburuan.

Melansir dari Marriage, ada beberapa kesalahan yang biasa dilakukan sebagian besar pasangan jarak jauh yang harus kamu hindari. Ini penting bagi kamu agar bisa memiliki dan menjaga hubungan tetap indah.

1. Mengutamakan Komunikasi

Hubungan yang sehat selalu berkisar pada komunikasi tingkat tinggi agar bisa berkembang. Meskipun kamu tidak perlu menelepon setiap hari, kamu perlu melakukan upaya untuk berkomunikasi. Jika tidak, maka jalannya akan panjang dan sulit.

Oleh karena itu, komunikasi tidak harus dipaksakan. Banyak pasangan jarak jauh yang mencoba memaksakan komunikasi setiap kali mereka memiliki waktu senggang. Sebab, banyak yang takut tidak berkomunikasi akan membuat hubungan memudar.

Padahal, komunikasi yang dilaksanakan adalah kontraproduktif karena tidak ada orang dewasa yang akan menghargai jika mereka memiliki senjata dalam bentuk komunikasi. Untuk mengatasi hal ini, kamu dan pasangan perlu menjaga komunikasi sesantai mungkin.

Ada baiknya untuk menghargai bahwa hidup kadang-kadang bisa menjadi sibuk dan tidak ada ruginya jika bercakap-cakap seolah kamu berada di ruang yang sama.

2. Membiarkan Kecemburuan Mengontrol Dirimu

Membiarkan Kecemburuan Berkuasa/Foto: Freepik/pressfoto

Beberapa orang berpendapat bahwa sedikit rasa cemburu bisa berdampak baik bagi suatu hubungan. Namun, jika kamu terus menerus merasa tidak aman dengan keberadaan pasanganmu, maka itu pertanda ketidakdewasaan emosional dalam hubungan.

Rasa tidak aman dikaitkan dengan kecemburuan dan membawa banyak kesengsaraan karena terlalu memikirkan pasangan. Selain itu, rasa cemburu dan rasa tidak aman juga menimbulkan rasa posesif yang berlebihan. Lebih dalam, ini bisa menjadi upaya mengendalikan hidup pasangan kamu.

Sering kali, hal ini terjadi karena seseorang pernah disakiti atau dikecewakan dalam hubungan sebelumnya. Gagal memahami kesulitan ini kemudian akan merusak hubungan kamu. Untuk mengakhiri situasi ini, kamu harus jujur, membuat pasangan merasa aman, dan mencoba meyakinkan pasanganmu bahwa apapun yang kamu lakukan tidak perlu dikhawatirkan.

3. Permainan Saling Menyalahkan

Permainan Saling Menyalahkan/Foto: Freepik/lookstudio

Kebanyakan pasangan menganggap bahwa menyalahkan sebagai pilihan dalam hubungan mereka, mengingat komunikasi jarak jauh bisa menjadi seribu kali lebih sulit. Menyalahkan pasangan kamu menjadi mudah karena hampir tidak mungkin menilai konteks melalui pesan teks. Akibatnya, hubungan menjadi tegang dalam komunikasi.

Akhirnya, teks mereka berujung pada pernyataan seperti, “Dia tidak melakukan bagiannya”, “Dia marah karena hal yang tidak penting” atau “Dia bahkan tidak berusaha atau peduli.”

Beberapa orang menolak untuk menerima kesalahannya, sementara yang lain lebih memilih melawan secara verbal atau dalam skenario terburuk secara fisik. Kamu perlu menghindari semua ini hanya dengan tidak menyalahkan pasangan dan membuka saluran komunikasi semaksimal mungkin.

4. Membiarkan Pengaruh Eksternal Masuk
Sering menaruh asumsi tanpa bukti jadi kesalahan dalam Hubungan LDR.

Membiarkan Pengaruh Eksternal Masuk/Foto: Freepik.com/Benzoix

Mungkin sangat sulit untuk tidak menemukan seorang teman yang selalu mengurusi urusan kamu dan sangat usil dengan kehidupan pribadi. Saat kamu berada dalam hubungan jarak jauh, teman-teman seperti inilah yang memberi kamu segala macam nasehat, baik positif maupun negatif.

Mereka bisa saja memberi tahu kamu betapa beruntungnya dalam hubungan tersebut, namun di lain waktu mereka mengatakan bahwa jarak jauh tidak akan berhasil. Jika kamu memilih untuk sepenuhnya mendengarkan mereka, kamu akan menyesatkan diri sendiri dan hubungan kamu bisa hancur.

Pada akhirnya, mereka hanya akan tertawa dengan melontarkan lelucon tentang kamu. Kamu tentu tidak ingin, kan, hal seperti itu terjadi dalam hidupmu? Ingatlah bahwa kamu dan pasangan adalah satu-satunya orang yang mengetahui status hubungan kamu, bukan mereka.

Keputusan yang tepat untuk diambil ketika dalam keadaan seperti ini adalah dengan menghargai nasihatnya dan tetap mempertimbangkan pendapat pasangan kamu. Kamu bisa mengungkapkannya dengan pernyataan seperti, “Terima kasih atas nasihatnya, namun dengan segala hormat aku akan membuat keputusan apapun mengenai kehidupan pribadiku dengan orang yang menjalin hubungan denganku.”

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk, gabung ke komunitas pembaca TheTriump, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)