Mulai Sekarang Hindari Kebiasaan Minum Teh Setelah Makan, Ini 4 Alasan Medisnya!

Minum es teh ataupun teh hangat setelah makan menjadi salah satu kebiasaan yang kerap dilakukan oleh sebagian orang. Meski terdengar umum, ternyata mengonsumsi teh setelah makan bukanlah kebiasaan yang baik bagi tubuh.  

Teh dikenal kaya akan antioksidan dan polifenol yang dapat mengurangi risiko penyakit kronis seperti kanker, obesitas, penyakit jantung, dan diabetes. Namun, beberapa penelitian menunjukkan alasan mengapa minum teh setelah makan bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Alasannya sederhana, teh dapat menghambat penyerapan zat besi dan nutrisi penting dalam sistem pencernaan.

Selain itu, apa yang terjadi jika kita minum teh setelah makan? Berikut faktanya.

1. Meningkatkan Asam Lambung

Teh setelah makan meningkatkan asam lambung/Foto: Freepik.com/sitthiphong

Kafein dalam teh dapat menyebabkan mulas atau memperburuk gejala refluks asam yang sudah ada sebelumnya. Mengutip Healthline, kafein dapat mengendurkan sfingter esofagus, semacam otot yang mencegah isi lambung mengalir kembali ke kerongkongan, sehingga  memicu produksi asam lambung berlebih.

Pada sebagian orang, teh yang diminum setelah makan dapat membangkitkan risiko gastritis dan GERD, lantaran kondisi asam lambung yang berlebih.

2. Menghambat Penyerapan Zat Besi

Minum teh setelah makan mengganggu penyerapan zat besi/Foto: Freepik.com/yarunivstudio

Bahaya minum teh setelah makan adalah membuat penyerapan zat besi dari makanan menjadi terhambat. Pasalnya, teh, terutama teh hitam, mengandung senyawa tanin yang efeknya dapat mengikat zat besi dan menghalangi penyerapannya di usus. Oleh karena itu, minum teh saat makan tidak baik bagi seseorang yang mengalami kekurangan zat besi.

“Zat besi adalah mineral penting yang membantu mengangkut oksigen ke seluruh darah kita. Terlalu sedikit dapat menyebabkan kekurangan zat besi, yang berakibat pada kelelahan dan penurunan kekebalan tubuh,” kata Nicole Dynan, ahli diet kesehatan usus terkemuka di Australia, dikutip dari Huffpost Australia. Sumber makanan zat besi terbaik antara lain daging merah, sayuran berdaun hijau, telur, kacang-kacangan, polong-polongan, dan biji-bijian.

Dikutip dari detikJogja, spesialis gizi klinik, dr Putri Sakti, MGz, SpGK, AIFO-K, CBBF lebih menyarankan untuk minum air mineral atau jus jeruk usai makan yang mengandung protein.  Makanan kaya vitamin C seperti buah jeruk punya kemampuan meningkatkan penyerapan zat besi. Jadi, kalau makan bakso lalu minum es jeruk itu lebih bagus.

3. Memicu Anemia

Teh memicu anemia pada ibu hamil/Foto: Freepik.com/wasant_foodtography

Zat besi merupakan salah satu mineral penting yang terlibat dalam produksi sel darah merah dan transportasi oksigen dalam tubuh. Jika kamu kerap minum teh sesudah makan, bisa jadi kamu akan mengalami kekurangan zat besi, meski kamu telah makan makanan kaya zat besi.

Anemia, kondisi kekurangan sel darah merah, seringkali disebabkan oleh kekurangan zat besi. Anemia bisa menyebabkan seseorang merasa mudah lelah, lesu, kulit pucat, dan pusing.

Kondisi kekurangan zat besi maupun anemia bahkan menjadi sangat berbahaya bagi ibu hamil. Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, SpOG(K), MPH dalam detikHealth menjelaskan kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada bayi dan ibunya, termasuk bayi lahir prematur, berat lahir bayi yang rendah, bayi lahir cacat, dan depresi pasca persalinan.

4. Berdampak pada Pencernaan Protein

Es teh/Foto: Freepik.com/mrsiraphol

Selain itu, merujuk laman Medium, teh juga mengandung katekin, senyawa golongan antioksidan flavonoid yang menghambat kerja pepsin. Pepsin adalah enzim yang memecah protein di lambung. Khawatirnya, minum teh sebelum atau setelah makan bisa berdampak buruk pada pencernaan dan pemanfaatan protein.

Kapan Waktu Terbaik Minum Teh?

Minum teh/Foto: Unsplash.com/Mohammed Babikir

Itulah beberapa dampak minum teh setelah makan. Tetapi, efek ini mungkin berbeda bagi masing-masing orang. Oleh karena itu, penting untuk mendengarkan tubuhmu dan minum teh secukupnya.

Jika kamu ingin minum teh setelah makan, kamu bisa meminumnya 30-45 menit setelah makan. Bagaimanapun, waktu terbaik minum teh untuk mendapatkan manfaat maksimal adalah dua jam sebelum atau setelah makan, menurut Shruti Bharadwaj, ahli gizi klinis senior di Narayana Multispeciality Hospital dikutip dari Hindustan Times.

****
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk gabung ke komunitas pembaca TheTriump B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)