Mengenal Perfect Moment Syndrome, Kondisi Ketika Menginginkan Semua Berjalan Sempurna

Semua orang pasti menginginkan apa yang terjadi di dunia nyata sesuai dengan ekspektasi. Namun, tidak semua rencana selalu berjalan sempurna. Meski begitu, ada beberapa orang yang mungkin merasa hancur jika semua tidak berjalan sesuai keinginan. Apa kamu termasuk salah satunya, Beauties?

Sarah Wilson, salah satu penulis buku terlaris menjuluki perasaan ini sebagai perfect moment syndrome di mana fenomena ini telah merambah dunia TikTok.

“Mereka yang menderita sindrom ini berpikir bahwa hidup harus berjalan dengan cara tertentu dan dengan rasio tertentu,” ungkapnya.

Dilansir dari Bustle, ini 2 hal yang perlu kamu ketahui seputar perfect moment sydrome.

Penyebab Perfect Moment Syndrome


Ilustrasi/Foto: Freepik.com/wayhomestudio

“Alasan mengapa perfect moment syndrome terus-menerus menyebabkan rasa sakit dan kesusahan adalah karena tidak mungkin semuanya berjalan sempurna sepanjang waktu,” kata psikolog klinis berlisensi, Kamran Eshtehardi. Dia mencatat bahwa beberapa orang lebih menderita karena perasaan ini dibandingkan yang lain.

“Orang-orang yang bergumul dengan hal ini sering kali mencari-cari masalah atau kekurangan karena mereka memiliki riwayat perasaan bahwa segala sesuatunya menjadi buruk dan mereka berharap hal tersebut akan terus berlanjut,” imbuhnya.

2. Cara Mengatasi Perfect Moment Syndrome

Mengenal perfect moment syndrome/Foto: Freepik.com/wayhomestudio

Menurut Jennifer A. Gray, seorang konselor profesional berlisensi, ada beberapa cara untuk mengatasi kasus perfect momen syndrome yang mengganggu. Salah satunya adalah dengan mulai mempertimbangkan prioritas diri sendiri.

Ini juga membantu untuk mempertanyakan mengapa harapan kita begitu tinggi pada suatu momen. “Tanyakan pada diri Anda apakah ‘keinginan’ ini untuk memenuhi rasa kelayakan atau apakah itu datang dari sumber kegembiraan yang lebih otentik dalam diri Anda,” katanya.

“Jika keinginan tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai Anda, coba hilangkan keinginan tersebut dari rencana,” ujarnya.

Perhatian penuh juga membantu untuk mengatasi sindrom ini. “Ketika Anda benar-benar terpaku pada suatu momen, Anda bisa menghargai apa yang sebenarnya terjadi alih-alih merasa sedih tentang apa yang mungkin terjadi,” kata Gray.

Meskipun sulit untuk menghilangkan perfeksionisme, praktik-praktik kecil seperti ini benar-benar dapat membantu kita menikmati semua hal baik tentang momen yang kita miliki.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk, gabung ke komunitas pembaca TheTriump, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)