Mengenal Paloma Elsesser, Model Plus Size yang Menangkan Model of the Year 2023


Dalam beberapa tahun terakhir, industri mode telah mengambil langkah menuju inklusivitas yang lebih besar, meskipun beberapa pihak berpendapat bahwa masih ada ruang untuk perbaikan. Saat ini, semakin banyak model dengan beragam kondisi, bentuk tubuh, dan latar belakang yang ditampilkan di runway dan sampul majalah.

Salah satunya adalah Paloma Elsesser, model plus size yang mencapai tonggak sejarah besar setelah dinobatkan sebagai pemenang Model of the Year 2023 oleh British Fashion Awards. Pada tahun 2020, Paloma mendapatkan gelar Female Model of the Year dari Models.com, memperkuat posisinya di antara 50 wajah elit yang paling didambakan di dunia mode.


Paloma Elsesser/Foto: Instagram.com/palomija

Tiga tahun berlalu, Paloma sekali lagi mengamankan gelar bergengsi Model of the Year di Fashion Awards ternama. “Kecantikan saya menginterogasi apa yang kita tahu sebagai aturan dalam mode,” jelas Paloma dalam sebuah  wawancara yang dilansir dari Bright Side.

“Jadi, meskipun saya mendapat banyak keistimewaan di dunia sebagai orang cantik, kecantikan saya di industri harus selalu berkualitas. Tentu saja ada perubahan positif, tapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Saya ingin menjadi model yang sukses, juga ingin dikenal dan diingat oleh orang-orang sebagai seseorang yang menginspirasi.”

Paloma Elsesser
Paloma Elsesser/Foto: Instagram.com/palomija

Dilansir dari Vogue France, model Amerika berusia 31 tahun itu lahir di London pada 12 April 1992 dari ibu keturunan Afrika-Amerika dan ayah keturunan Swiss-Chili. Paloma dibesarkan di Los Angeles dan bersekolah di sekolah swasta yang sebagian besar berkulit putih.

Ketika masih muda, Paloma tidak pernah berpikir bahwa dia akan menjadi model. Faktanya, dia ingin menjadi seorang penulis atau psikolog dan belajar psikologi dan sastra di The New School, New York. Saat ini, dia masih bersemangat dalam menulis puisi.

Paloma Elsesser
Paloma Elsesser/Foto: Instagram.com/palomija

Paloma sadar bahwa dia mewakili keragaman tubuh dan warna kulit dalam standar industri mode dan kecantikan Barat. Meskipun kesuksesannya memukau, dia tidak puas dengan hal itu dan secara terbuka menyatakan keinginannya untuk tidak menjadi sosok kecil dan terisolasi.

Sebaliknya, model tersebut ingin membuka jalan bagi generasi perempuan muda baru. Untuk tujuannya ini, dia secara teratur mengekspresikan upayanya yang mencakup perjuangan melawan diskriminasi terhadap orang kulit hitam, serta mengedepankan kepositifan tubuh dan kesehatan mental.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk, gabung ke komunitas pembaca TheTriump, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)