Mengenal 4 Tahapan dalam Periode Menstruasi, Beauties Wajib Tahu!

Menstruasi menjadi bagian tak terhindarkan dari kehidupan setiap perempuan. Maka dari itu, penting untuk memahami setiap tahap dalam periode menstruasi. Meskipun seringkali dianggap hal biasa, namun mengetahui lebih dalam mengenai periode menstruasi dapat membantu kamu memahami tubuh dan kesehatan dengan lebih baik.

Apakah sejauh ini kamu seringkali merasa kesulitan untuk memahami dan mengelola periode ini? Tak perlu khawatir, terdapat panduan lengkap tentang 4 tahapan dalam menstruasi yang perlu diketahui oleh perempuan dari remaja hingga dewasa. Yuk, simak!

1. Periode Menstruasi

Periode menstruasi/Foto: Freepik/Freepik

Periode menstruasi adalah awal dari siklus menstruasi yang biasanya berlangsung selama 3-7 hari. Meskipun banyak yang sudah akrab dengan periode ini, tapi tahukah kamu bahwa menjaga kesehatan dan kenyamananmu saat menstruasi adalah hal yang penting?

Selama memasuki periode menstruasi, perempuan mengalami peluruhan lapisan pada dinding rahim. Saat periode ini, rata-rata energi dan kondisi fisik akan berada dalam posisi yang rendah.

Untuk menghadapi hal tersebut, kamu dapat mengonsumsi makanan kaya zat besi, antiinflamasi, dan memperbanyak minum air putih.

2. Periode Folikuler

Periode folikuler/Foto: Freepik/Freepik

Periode folikuler dimulai setelah menstruasi dan berlangsung hingga ovulasi. Pada fase ini, tubuh sedang mempersiapkan pembentukan folikel berisi sel telur yang belum matang. Folikel akan berkembang dan merangsang penebalan lapiran dinding rahim.

Pada fase ini tubuh akan terasa lebih berenergi karena ada kadar estrogen sedang mengalami peningkatan. Kamu dapat mencoba berolahraga secara lebih intens, seperti berlari atau Zumba, untuk membantu agar tubuh tetap terasa bugar.

3. Periode Ovulasi

Periode ovulasi/Foto: Freepik/Freepik

Periode ovulasi adalah saat yang krusial bagi perempuan untuk menjalankan program kehamilan atau bahkan yang ingin menghindari kehamilan. Periode ini sering juga disebut sebagai masa subur bagi perempuan.

Dalam kata lain, ovulasi merupakan masa ketika ovarium melepaskan sel telur yang matang dan telah siap dibuahi.  Pada saat ovulasi, kadar estrogen dalam tubuh sedang dalam level tertinggi.

Kamu bisa menggunakannya untuk melakukan aktivitas dengan intensitas yang tingi atau berolahraga secara aktif, seperti boxing atau bersepeda.

4. Periode Luteal

Periode luteal/Foto: Freepik/Freepik

Periode Luteal adalah masa sebelum menstruasi kembali dimulai. Terjadi penebalan lapisan dinding rahim yang dapat dipersiapkan untuk meningkatkan potensi kehamilan. Tetapi, apabila sel telur tidak dibuahi maka korpus luteum akan menyusut dan menyebabkan penurunan kadar reproduksi.

Pada periode ini, tubuh sedang mempersiapkan diri untuk siklus menstruasi selanjutnya sehingga energi dalam tubuh akan mulai menurun. Hormon-hormon seperti progesteron meningkat dan ini dapat memengaruhi kondisi emosional kamu atau bahkan timbul rasa tidak nyaman di area perut. Untuk menghadapi kondisi tersebut, lebih baik kurangi minuman berkafein dan coba lakukan olahraga peregangan otot, seperti pilates.

Setiap tahapan dalam periode menstruasi memiliki peran penting dalam kesehatan perempuan. Dengan memahami dan mengaplikasikan informasi ini, kamu dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjaga tubuh dan pikiran sepanjang siklus menstruasi.

Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan profesional kesehatan jika ada kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut. Semoga artikel ini membantu kamu dalam menjalani setiap tahap periode menstruasi dengan lebih baik!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk gabung ke komunitas pembaca TheTriump B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)