Lukisan Mona Lisa yang Ikonis Disiram Sup oleh Aktivis, Gimana Ceritanya?

Berbagai macam aksi protes untuk meningkatkan kesadaran akan krisis iklim sering kali dilakukan. Objektif setiap aksi protes pun berbeda-beda, misalnya pelarangan penambangan, penggunaan minyak bumi, penggunaan kulit dan bulu hewan, dan masih banyak lagi. Namun tak jarang aksi protes justru anarkis melibatkan “penyerangan” terhadap karya yang dihargai dan bernilai.

Minggu (28/1) dua aktivis dari grup lingkungan Riposte Alimentaire yang diterjemahkan sebagai Serangan Balik Makanan melakukan vandalisme terhadap lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci di Museum Louvre, Paris, Prancis.

Berusaha menarik perhatian, kedua aktivis melewati pembatas setelah menyiram sup labu dalam termos ke lukisan tersebut. Lukisan yang dibuat pada abad ke-16 itu terlindungi kaca sehingga sup hanya mengotori pelindung.


Pesan yang Disampaikan

Mona Lisa disiram sup/ Foto: (AP Photo/Clement Lanot)

Dalam video yang beredar, kedua aktivis perempuan membuka coat yang dipakai untuk menunjukkan kaus berslogan di baliknya, yakni “Food Counterattack”. Ya, aksi vandalisme itu bertujuan memprotes agar makanan tersedia sehat dan berkelanjutan. 

Salah seorang aktivis menanyakan dalam bahasa Prancis pada pengunjung yang menyaksikan aksi itu, “What is more important: art or the right to a healthy and sustainable diet?” (Apa yang lebih penting: seni atau hak atas pola makan yang sehat dan berkelanjutan?), sebagaimana dikutip dari BBC. “Your agricultural system is sick. Our farmers are dying at work” (Sistem pertanian Anda sedang sakit. Petani kami sekarat di tempat kerja).

Tak lama, petugas museum menutup area lukisan dengan layar hitam dan meminta publik meninggalkan tempat.

Respon Publik
In this grab taken from video, a view of the scene after activists hurled soup at the glass protecting the Mona Lisa, at the Louvre Museum, in Paris, Sunday. Jan. 28, 2024. The two activists shouted slogans advocating for a sustainable food system. It comes as French farmers have been protesting for days across the country against several issues, including low wages.  (AP Photo/Clement Lanot)

Mona Lisa/ Foto: (AP Photo/Clement Lanot)

Bukan pertama kali lukisan jadi korban vandalisme aktivis lingkungan. Berbagai macam museum di seluruh dunia pernah mengalaminya, seperti lukisan karya Gustav Klimt dan Van Gogh yang pernah diserang.

[Gambas:Instagram]

Hal tersebut mendapat aneka respon publik, termasuk vandalisme terhadap karya da Vinci. Dalam salah satu akun Instagram yang membagikan cuplikan vandalisme itu, @rexachjose, netizen mengomentari.

That tin of soup could have gone to a starving child!!,” komentar  @sim******** menyoroti ironi. 

“Total waste of time. Clueless protestors.” tulis akun @kur*******.

“You’re not making a statement. You’re just trying to make some meaning of your sad lives but it backfired and looks like childish tantrums.” komentar akun @pba*******.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk gabung ke komunitas pembaca TheTriump B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)