Ini Keutamaan dan Amalan Isra Mikraj yang Dianjurkan dan Bisa Kamu Ikuti

Umat Islam memperingati Hari Isra Mikraj setiap tanggal 27 Rajab. Isra Mikraj adalah peristiwa perjalanan Nabi Muhammad saw. dari Masjidilharam di Makkah ke Masjidilaqsa di Al-Quds (Yerusalem), lalu ke Sidratulmuntaha (di langit ketujuh) dan bertemu dengan Allah Swt.

Dengan kekuasaan Allah Swt., Nabi Muhammad saw. melakukan perjalanan ini hanya dalam satu malam saja. Pada peristiwa penting itulah Nabi Muhammad saw. mendapatkan wahyu perintah salat 5 waktu langsung dari Allah Swt.

Isra Mikraj 1445 Hijriah tahun ini jatuh pada Kamis (8/2). Peristiwa ini memiliki makna untuk mengingatkan kita akan pentingnya salat sebagai bentuk ketaatan dan kepatuhan seorang Muslim terhadap perintah Allah Swt.

Untuk lebih jelasnya, simak keutamaan beserta amalan saat Isra Mikraj berikut ini.

Keutamaan Isra Mikraj

Masjidilaqsa/Foto: Freepik.com/MrDm

1. Turunnya Perintah Salat 5 Waktu

Isra Mikraj merupakan waktu turunnya perintah salat lima waktu dari Allah Swt. kepada Nabi Muhammad saw. secara langsung, tanpa perantara malaikat Jibril. Ini menunjukkan betapa kedudukan salat sangat penting bagi seorang Muslim. Allah Swt. juga meringankan perintah salat yang mulanya 50 waktu dalam sehari, menjadi salat 5 waktu.

2. Keistimewaan Masjidilaqsa bagi Umat Islam

Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, Palestina adalah salah satu masjid yang paling mulia dalam sejarah umat Islam. Masjid yang memiliki nama lain Baitulmaqdis ini menjadi tempat Nabi Muhammad saw. melakukan Isra Mikraj dan juga kiblat pertama umat Islam sebelum akhirnya berganti menjadi Ka’bah. Oleh sebab itu, orang yang melakukan salat di Baitulmaqdis pahalanya 500 kali lipat dibanding masjid biasa.

3. Bukti Kebesaran Allah Swt.

Perjalanan Nabi Muhammad saw. dari Makkah ke Yerusalem kemudian naik ke langit ketujuh dalam waktu semalam ialah peristiwa yang mustahil terjadi menurut logika manusia. Namun, berkat kebesaran dan kekuasaan Allah swt, semua hal itu bisa terjadi. Peristiwa Isra Mikraj menunjukkan bahwa Allah swt mampu melakukan apa saja, sesuai dengan QS Al-Isra’ 17:1

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ .

Artinya: “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidilharam ke Al Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

4. Nabi Muhammad menjadi Imam Salat bagi Nabi-nabi Terdahulu

Peristiwa Isra Mikraj adalah momen di mana Nabi Muhmammad saw. menjadi imam salat bagi para nabi dan rasul utusan Allah Swt. Mengutip detikSumut, Al-Baihaqi meriwayatkan dalam ad-Dalail, bahwa Rasulullah salat berjamaah dengan para nabi. Ini bukti bahwa mereka tunduk dan mengikuti risalah Nabi Muhammad saw. sekaligus menjadi pertanda bahwa syariatnya telah menghapus syariat nabi-nabi sebelumnya. 

5. Membuktikan Keberadaan Surga dan Neraka

Ketika Mikraj, Nabi Muhammad saw. melihat langsung penampakan surga dan neraka dengan mata kepala beliau sendiri. Hal ini membuktikan bahwa surga dan neraka adalah tempat yang nyata dan akan dihuni oleh manusia setelah kematian.

Amalan Saat Isra Mikraj

Masjidilharam/Foto: Freepik.com/awhy251

Setelah mengetahui betapa mulianya peristiwa Isra Mikraj, sebagai umat Muslim yang baik ada beberapa amalan yang bisa kamu kerjakan untuk menyambut Isra Mikraj.

1. Perbanyak Istigfar

Bulan Rajab, bulan terjadinya peristiwa Isra Mikraj, juga dikenal sebagai bulan istigfar karena menjadi waktu yang pas untuk senantiasa mengingat Allah Swt. Selain memohon pengampunan dosa, istigfar juga bisa menjadi cara untuk memohon perlindungan dari hal buruk kepada Allah Swt.

Berikut bacaan istigfar penghapus dosa yang diriwayatkan para ulama dari Rasulullah saw.:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullaahal’adziim, alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa-atuubu ilaiih. (3x)

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah, Dzat yang tidak ada sesembahan kecuali Dia. Yang Mahahidup lagi Maha Berdiri Sendiri. Dan aku bertaubat kepada-Nya.” (3x)

2. Mengerjakan Puasa Sunah

Puasa sunah tanggal 13 Rajab merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam. Berdasarkan hadis dari Imam Baihaqi, Anas bin Malik menyatakan bahwa Rasulullah saw. bersabda

“Sesungguhnya di Surga ada suatu sungai bernama ‘rajab’, warnanya lebih putih dari susu, rasanya lebih manis dari madu. Barang siapa berpuasa sehari di bulan Rajab maka akan diberi minum oleh Allah dari sungai itu” (HR. Muslim).

Berikut bacaan niat puasa Rajab:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin fii syahri rajabi sunnatan lillaahi ta’aala.

Artinya: Aku niat puasa Rajab esok hari sunah karena Allah ta’ala.

3. Berzikir kepada Allah

Ketika perjalanan Mikraj, Nabi Muhammad saw. melewati beberapa nabi dan rasul yang menetap di langit, termasuk salah satunya Nabi Ibrahim saw. di langit ke-tujuh. Saat itu, Nabi Ibrahim saw. meminta agar Nabi Muhammad saw. memerintahkan kepada umatnya untuk melakukan zikir. Berikut bacaannya:

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّ

Laa haula walaa quwwata illaa billaah.

Artinya: “Tiada daya dan upaya melainkan dengan pertolongan Allah.”

4. Menjalankan Salat Sunah

Seperti yang telah dijelaskan, Isra Mikraj ialah sebuah peristiwa ketika Allah Swt. menurunkan perintah bagi umat Nabi Muhammad saw. agar mendirikan salat wajib. Demi menyempurnakan amalan tersebut, sebaiknya kita juga memperbanyak ibadah salat sunah, seperti salat kabliah dan bakdiah, salat Duha, hingga salat Tahajud.

****
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk gabung ke komunitas pembaca TheTriump B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)