Ini 11 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang Cerdas, Cek Kamu Termasuk?

Beauties, kecerdasan seseorang tidak dipatokkan oleh teori dan nilai-nilai semata. Kecerdasan seseorang dapat dilihat dari kesehariannya, pemecahan masalah, mengontrol emosi, membaca situasi, serta cara ia berbicara. Karena, orang cerdas kerap kali memikirkan setiap kalimat yang akan ia keluarkan agar tidak menyinggung lawan bicaranya. 

Menurut penelitian yang telah dilansir oleh The Journal of Social Psychology,  orang yang memiliki kecerdasan emosi adalah aset yang berharga. Karena, seseorang yang memiliki kecerdasan emosi, akan memperkuat hubungan, meminimalisir perdebatan, dan memberikan semangat dalam bekerja. 

Melansir dari CNBC Make It, menurut ahli psikologi, ada 11 kalimat yang biasa diucapkan oleh orang-orang cerdas, apa saja?

1. “Boleh Tolong Dijelaskan?”

Orang yang memiliki kecerdasan emosi yang rendah, kerap kali hanya memikirkan pendapat dan egonya semata.  Namun orang yang memiliki kecerdasan emosi yang baik, ia akan memikirkan pendapat dan perasaan orang lain. 

Tidak hanya itu, orang yang memiliki kecerdasan emosi, kerap kali mengajak lawan bicaranya untuk mengungkapkan pendapatnya, saat berdiskusi. Sehingga, ia akan mempelajari hal baru dari sudut pandang tersebut. 

2.

Ilustrasi berempati dengan rekan kerja / Foto: Pexels.com / Trachard Kumtanom

Kalimat berikutnya yang sering diucapkan oleh orang cerdas adalah “saya mengerti apa yang kamu rasakan”. Orang yang memiliki kecerdasan emosi, akan memiliki empati yang tinggi. Menurut pakar psikologi, empati adalah komponen penting dalam kecerdasan emosi seseorang. 

Empati adalah kamampuan seseorang untuk turut merasakan apa yang seseorang rasakan. Dan ia akan mengekspresikannya dengan cara yang sehat. Dengan ungkapan “saya mengerti apa yang kamu rasakan”, “saya memahamimu” adalah tanda bahwa Beauties benar-benar mendengarkan dan membuka jalan komunikasi dua arah. 

3. “Saya Mengerti apa yang Kamu Katakan, Tetapi,”

Menurut para ahli, kalimat ini menyoroti beberapa aspek yang berbeda dari kecerdasan emosi, yaitu kemampuan bersikap secara diplomatis ketika menghadapi kesulitan.

Orang yang memiliki kecerdasan emosi, biasanya mengungkapkan sesuatu yang ia tidak sukai dengan cara bijaksana, hingga mencapai keputusan yang mufakat. 

4.

Ilustrasi diskusi dengan rekan kerja / Foto: Pexels.com / Fauxels

Ketika kamu sadar ada sesuatu yang salah dari lawan bicara kamu maka, kamu dengan bijak menggunakan kalimat “saya tidak paham, bisakah kamu jelaskan?”

Alih-alih bersikap negatif, akan memancing emosi rekan kerjamu. Maka, dengan kalimat seperti di atas, akan memancing lawan bicara kamu untuk berpikir. 

5. “Bagaimana Perasaanmu?”

Mampu memahami perasaan orang lain dapat membuat seseorang merasa dihargai dan diakui. Biasanya orang yang memiliki kecerdasan emosi tinggi, mampu berusaha menempatkan diri dengan lawan bicaranya. 

6. “Bagaimana Maksudnya?”

Bila tidak memahami maksud lawan bicaranya, maka orang yang memiliki kecerdasan emosi, akan menanyakan maksud dari lawan bicaranya agar tidak terjadi miskomunikasi. Dengan demikian hubungan interpersonal akan terjalin baik dan hangat. 

7.

Ilustrasi diskusi dengan rekan kerja / Foto: Pexels.com / Linkedin Sales Navigator

Mengapresiasi pencapaian seseorang adalah hal yang kerap dilakukan oleh orang yang memiliki kecerdasan tinggi. Dengan mengapresiasi kinerja seseorang akan menumbuhkan hubungan yang positif dan semangat dalam menjalani aktivitas. 

8. “Saya Butuh Saran Anda”

Orang memiliki kecerdasan emosi senantiasa menerima pandangan dari orang lain, dengan nilai dan wawasan yang luas. Selain itu, mereka juga sangat terbuka dengan masukan-masukan dari berbagai sudut pandang serta solusi. Maka, tidak jarang orang cerdas senantiasa meminta saran dari orang lain saat mengalami kesulitan. 

9. “Situasi ini Membuat Saya Khawatir”

Orang yang memiliki kecerdasan tinggi, saat mengahapi masalah tidak fokus pada satu titik penyebab masalah tersebut, melainkan melihat dari situasi. 

Ketika dihadapi dengan situasi yang sulit, maka orang yang cerdas emosional tidak akan menyalahkan seseorang hingga tersudut, melainkan ia melihat dari situasi apa yang salah, serta ia akan memperbaiki situasi tersebut. 

10.

Ilustrasi permintaan maaf / Foto: Pexels.com / Brett Jordan

Kalimat maaf adalah kalimat yang kerap kali diucapkan oleh orang yang memiliki kecerdasan emosi tinggi. Ia tidak akan malu ketika mengucapkan kata maaf serta mengakui kesalahannya. 

11. “Terima Kasih”

Kalimat terakhir yang sering diucapkan oleh orang yang cerdas emosi adalah terima kasih, tidak hanya itu, ia juga sering mengucapkan 3 kata ajaib lainnya seperti, tolong, permisi, dan maaf.

Dengan kata terima kasih, maka seseorang akan merasa dihargai. Mengucapkan kata terima kasih tidak semata-mata ketika menerima hadiah, melainkan saat dibantu atau saat menerima pujian. 

Itulah sebelas kalimat yang sering diucapkan oleh  orang cerdas. Apakah kamu pernah mengatakannya?

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk gabung ke komunitas TheTriump B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)