Diet Enak Tetap Bisa Konsumsi Mi Instan, Ini Cara Tepat Memasaknya!

Bagi kamu yang saat ini sedang dalam program diet, mungkin mencoba menghindari mengonsumsi mi instan. Mengingat mi instan begitu tinggi kalori dan minim nutrisi. 

Namun, kamu tetap boleh kok mengonsumsi mi instan saat diet. Asalkan tidak berlebihan dan tidak menjadikan mi instan sebagai pengganti nasi. 

Nah, bagaimana cara memasak mi instan agar lebih sehat di saat kamu sedang diet? Dilansir dari CNN Indonesia, berikut informasi selengkapnya di bawah ini!

1. Hindari Masak Mi Instan dengan Bungkusnya

Ilustrasi mi instan/Foto: Unsplash.com/Markus Winkler

Pernahkah kamu melihat proses memasak mi instan dengan bungkusnya? Jika pernah, jangan menganggap bahwa mengolah mi dengan cara tersebut termasuk aman. 

Kamu perlu menghindari memasak mi dengan bungkusnya. Karena hal ini tidak baik untuk kesehatan jangka panjang. Bungkus plastik mi instan mempunyai kandungan zat kimia yang berbahaya. Jika bungkusan mi terurai saat proses memasak, maka bahan kimia tersebut bisa menyebabkan gangguan kesehatan. 

2. Rebus Mi Instan Sampai Matang

Ilustrasi merebus mi instan/Foto: Unsplash.com/Xiaoqian Gao

Salah satu cara tepat memasak mi instan ialah harus memasaknya dengan benar-benar matang. Karena jika kamu makan mi instan setengah matang, hal ini bisa menyebabkan sakit perut lantaran tekstur mi yang cukup sulit diproses pencernaan. 

Rebus mi dalam air mendidih. Hindari air mentah dan gunakan air matang atau air dari galon. 

3. Kurangi Takaran Bumbu

Ilustrasi mie instan/Foto: Unsplash.com/Joshua Ryder

Untuk kesehatanmu, sebaiknya kurangi takaran bumbu kemasan dari mi instan. Karena mengingat bumbu kemasan mi instan mengandung natrium cukup tinggi. 

Jika dikonsumsi secara terus-menerus dikhawatirkan dapat menyebabkan hipertensi.

4. Masak Mi Instan dengan Sayuran dan Protein

Ilustrasi mi instan/Foto: Unsplash.com/Eiliv Aceron

Agar lebih lezat dan menyehatkan, tambahkan sayuran hijau tinggi serat seperti brokoli, sawi hijau, kembang kol, wortel, tomat, dan timun pada mi instan. 

Selain itu, kamu juga dapat menambahkan protein untuk memperkaya nutrisi mi instan seperti telur, seafood, dan daging tanpa lemak. Namun, jangan mencampurkan karbohidrat seperti nasi. 

Itulah cara memasak mi instan yang lebih sehat untuk menjaga dietmu. Namun, kamu tetap perlu membatasi konsumsi mi instan. Cukup konsumsi dua minggu sekali dan hindari mengonsumsinya menjelang tidur malam. 

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk gabung ke komunitas pembaca TheTriump B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)