Dianggap Biasa Saja, Ternyata Isyarat Tangan Ini Bermakna Kasar di Negara Lain

Selain dengan kata-kata, menggunakan isyarat tangan adalah hal yang normal untuk menciptakan komunikasi yang lebih fleksibel namun efektif. Lambaian tangan, acungan jempol, bahkan sedikit sentuhan pada lawan bicara pastinya memberikan makna dan kesan mendalam dari sekedar kata-kata.

Namun seperti kata pepatah, lain lubuk lain pula ikannya. Melansir laman Reader’s Digest, ternyata ada, lho, isyarat tangan yang menurut kita biasa saja, namun justru bemakna kasar di negara lain.

Nah, agar Beauties tidak dianggap “bikin onar” saat berkunjung ke negara lain, simak beberapa daftarnya di bawah ini: 

1. Mengacungkan Jempol


Mengacungkan Jempol/Foto: Freepik.com/cookie_studio

Isyarat tangan ini umumnya bermakna positif karena menunjukkan pujian atau persetujuan. Namun secara mengejutkan, hal ini tak berlaku di Iran, Afghanistan, dan beberapa negara sekitarnya.

Bagi masyarakat di kawasan tersebut, mengacungkan jempol sama kasarnya dengan mengacungkan jari tengah. Walaupun saat ini mereka berusaha memaklumi, namun lebih baik jika Beauties tetap menjaga perasaan mereka, kan? 

2. Tanda “Peace”

Tanda “Peace”/Foto: Freepik.com

Penggunaan “V Sign” dikenal umum sebagai lambang perdamaian. Sementara itu, Winston Churchill diketahui sering menggunakannya untuk menyampaikan pesan “V for Victory”. Meski demikian, hati-hati saat memperagakan isyarat ini di Inggris. 

Di negara tersebut, isyarat “V” yang diperagakan dengan telapak tangan menghadap ke dalam dianggap sebagai pesan permusuhan. Meski demikian, umumnya Beauties tetap aman jika menunjukkan isyarat ini dengan telapak tangan menghadap ke bagian luar atau pihak yang diajak bicara. 

3. Menunjuk dengan Telunjuk

Menunjuk dengan Telunjuk/Foto: Pexels.com/Mâide Arslan

Sejak kecil, mungkin Beauties sudah diajarkan untuk tidak menunjuk seseorang dengan telunjuk. Namun di Malaysia, dan mungkin beberapa kawasan di Indonesia, aturan ini benar-benar sangat ketat. Menunjuk apapun, apalagi dengan tawa atau berbicara, dianggap tidak sopan dan “pamali”. Mereka akan lebih suka menggunakan dua jari, atau jempol, saat menuding sesuatu. 

4. Isyarat “OK”

Isyarat “OK”/Foto: Freepik.com/benzoix

Menggabungkan telunjuk dan ibu jari hingga membentuk huruf “O”, yang secara otomatis membuat ketiga jari lainnya tampak seperti ‘K” adalah hal umum untuk menyederhanakan persetujuan.

Namun di negara-negara Amerika Selatan, isyarat ini  justru mengacu pada bagian tubuh yang dianggap busuk. Ungkapan ini seringkali digunakan masyarakat di Brazil untuk melontarkan hinaan rasis khususnya pada bangsa Timur Tengah.

5. Rock On

Rock on/Foto: Freepik.com/master1305

Ibu jari dan kelingking naik, sementara ketiga jari di tengah terlipat, mungkin isyarat yang menunjukkan kepribadian santai dan nge-rock abis. Namun jangan kira hal ini akan dianggap keren di Eropa Barat.

Beberapa negara di sana, khususnya Italia dan Spanyol, menganggap hal ini sebagai penghinaan dan ajakan berselisih. Pasalnya, isyarat ini dianggap mirip dengan lambang tanduk dan menjadi simbol perselingkuhan/zina. 

6. Menyentuh Kepala Orang

Menyentuh Kepala Orang/Foto: Pexels.com/Darina Belonogova

Menyentuh kepala orang, khususnya anak-anak atau orang yang lebih muda, seringkali dianggap sebagai kasih sayang dan sikap manis. Namun jangan pernah melakukannya di Thailand karena hal ini akan membuat mereka berpikir bahwa kamu orang yang sombong.

Melansir Reader’s Digest, area kepala adalah bagian paling suci bagi orang Thailand sehingga menyentuh sembarangan dianggap sebagai pelanggaran berat.

7. Menggunakan Tangan Kiri

Menggunakan Tangan Kiri/Foto: Pexels.com/MART PRODUCTION

Orang kidal harus waspada saat mengunjungi beberapa negara, seperti India dan beberapa kawasan Timur Tengah. Seperti orang Indonesia, mereka percaya bahwa tangan kanan dan kiri punya tugas masing-masing dan nggak boleh dicampur-campur. Mungkin bagi kita hal ini cukup relate, namun tentunya budaya ini sering bentrok dengan orang Amerika dan sekitarnya.

8. Menjentik Dagu

Menjentik Dagu/Foto: Freepik.com

Gestur ini mungkin cukup umum untuk menunjukkan kamu sedang bersantai atau berpikir. Namun jika melakukannya di kawasan Italia, atau warga negara tersebut, kamu dianggap sebagai orang yang agresif, tidak sopan, dan cenderung meremehkan orang lain. 

 

9. Menunjuk Bulan

Menunjuk Bulan/Foto: Pexels.com/M. Catalin Cardei

Bukan soal interaksi dengan manusia, menunjukkan ke arah bulan dianggap tidak menghargai Dewi Bulan. Bagi orang Taiwan, hal ini pamali dilakukan akan mendatangkan murka dan hukuman dari langit. 

10. Melambaikan Tangan

Melambaikan Tangan/Freepik.com/benzoix

Masyarakat Filipina umumnya sangat menghindari isyarat tangan apapun. Bahkan hal yang tampaknya wajar seperti melambaikan tangan akan dianggap sebagai penghinaan karena umumnya digunakan untuk memanggil hewan. Hal ini rupanya juga berlaku di Korea Selatan dan beberapa kawasan lain, terutama yang ada di Asia. Agar lebih aman, sebaiknya hindari gestur ini saat bepergian ke negara lain.

Wah, ternyata banyak juga ya isyarat tangan yang kita anggap normal dan biasa saja, tapi ternyata bisa bikin masalah di negara lain. Karenanya, sebaiknya jaga sikap saat pergi ke luar negeri atau berhadapan dengan orang dari negara asing agar tidak sampai memicu masalah.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk, gabung ke komunitas pembaca TheTriump, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)