Buru-buru Nikah Tanpa Kenal Watak Pasangan Bisa Bahaya, Ini Alasannya

Sebelum memutuskan untuk melangkah ke jenjang pernikahan, banyak sekali hal yang perlu dipertimbangkan. Salah satunya mengetahui dengan baik pasanganmu sebelum menikah. Mengetahui watak pasangan, misalnya.

Faktanya, pernikahan nggak selalu dihiasi dengan kebahagiaan yang biasa ditampilkan orang-orang di media sosial. Banyak juga pasang surut yang harus dijalani berdua.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), watak merupakan sifat batin manusia yang dapat memengaruhi pikiran dan tingkah laku, budi pekerti, serta tabiat. Watak itu sendiri terbentuk secara alamiah yang dipengaruhi kondisi disekitarnya.

Mengapa mengetahui watak pasangan begitu penting? Dilansir dari website Marriage, karena pernikahan adalah suatu hal yang sakral namun tidak mudah untuk dijalankan, maka dari itu diperlukan pasangan yang bisa melakukan hal yang tepat dalam situasi apa pun.

Kamu Tidak Akan Bisa Mengubah Watak Pasangan Setelah Menikah

Arguing/Foto:freepik.com/stockking

Secara alami, seseorang akan mencari pasangan yang memiliki karakter berbeda dengan dirinya. Misalnya, jika kamu adalah seorang perempuan yang keras kepala, rapi, dan tidak mau kalah, maka biasanya secara nggak sadar kamu akan mencari pria yang penyabar, memiliki perkataan dan intonasi lembut, dan juga lebih dewasa agar bisa memegangmu.

Sebab itu, penting untuk menemukan pasangan yang memiliki karakter baik sejak awal. Gimana tahunya? Menurut Brett Novick, caranya adalah dengan mengobservasi perilakunya kepada orang lain, khususnya kepada orang yang nggak membawa keuntungan bagi dirinya.

Lalu bisa juga dilihat dari kegiatan sehari-hari saja. Misalnya sedang berada di kemacetan, apakah dia akan berbicara kasar dan menyalahkan orang atau tidak. Hal-hal seperti itu bisa jadi indikasi gimana pasanganmu akan menyelesaikan masalah di depan dalam kehidupan pernikahan.

Jika sinyal yang ditangkap baik, teruskan saja. Tapi jika nggak, sebaiknya mundur aja. Sebab, watak buruk tidak akan bisa diubah. Biasanya perempuan berharap pasangannya suatu saat akan berubah. Sayangnya menurut Caroline Madden, seorang terapis pernikahan dan keluarga, hal tersebut nggak mungkin terjadi.

Keluarga Adalah Fondasi Utama Manusia Dalam Menjalani Kehidupan

Happy family/Foto:freepik.com/tirachardz

Pernikahan merupakan ibadah seumur hidup yang suatu saat akan bertambah anggota, yaitu anak. Banyak sekali hasil studi yang menyatakan bahwa anak yang pintar dan bahagia itu karena terlahir di dalam keluarga yang penuh dengan kasih sayang.

Sebaliknya, banyak sekali orang yang terjerumus ke hal-hal buruk karena keluarganya berantakan. Sebegitu pentingnya kesehatan mental antara suami dan juga istri karena itu yang akan membentuk bagaimana kehidupan anak kelak.

Nah, karena sepenting itu, maka perlu sekali untuk hati-hati dalam memilih pasangan. Menurut Brett Novick juga, ada tiga hal red flags yang bisa membentuk watak seseorang menjadi buruk, yaitu alcohol, addiction, dan affairs.

Jika ketiga hal ini ternyata ada di pasanganmu sebelum nikah, lebih baik putuskan saja, sih. Dampak alkohol negatif banget dalam kehidupan rumah tangga. Jika suami candu alkohol, istri atau anak bisa jadi sasaran empuk kekerasan. Begitu pula kalau kecanduan obat-obatan terlarang. Keluarga pasti akan hancur.

Belum lagi kalau misalkan dia sudah ketahuan pernah selingkuh di belakang sebelum menikah. Itu sudah red flag banget. Sebab, selingkuh itu bukan khilaf. Selingkuh itu penyakit yang nggak ada obatnya, kalau kata dr. Aisah Dahlan.

Bahagia Dalam Menjalani Pasang Surut Pernikahan

Happy wedding/Foto:freepik.com/jcomp

Pentingnya memahami watak pasangan sebelum nikah juga berperan penting dalam seberapa bahagia kamu dalam pernikahan. Benar bahwa bahagia itu kita sendiri yang menciptakan. Namun, pernikahan dijalani oleh dua pihak sehingga butuh saling memahami jika ingin menciptakan bahagia dalam situasi apapun.

Dr. Aisah Dahlan mengatakan, keluarga bahagia dan tenang diciptakan dari istri dan ibu yang bahagia dan tenang. Jika perempuan tenang, suami akan tenang, dan anak akan 3 kali jauh lebih tenang. Ketenangan dan kebahagiaan itu perlu dibantu juga dari pihak pria untuk bisa menciptakan keadaan yang bisa membuat istri selalu bersyukur dan bahagia, apapun keadaannya.

Memang nggak ada manusia yang sempurna. Namun, pilihlah pasangan yang punya watak saling mengisi denganmu. Bijaksana, penyabar, setia, penyayang, jujur adalah contoh watak baik yang perlu dimiliki pasangan.

 ***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk gabung ke komunitas pembaca TheTriump B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)