Bukan Sekadar Hemat, Ini 5 Manfaat Hidup Minimalis Bagi Kesehatan Mental

Beauties, kira-kira apa yang sering terlintas di pikiran saat mendengar istilah ‘hidup minimalis’? Hemat? Irit? Eits, ternyata hidup minimalis lebih dari sekadar hemat, lho!

Dilansir dari Forbes, minimalisme adalah suatu gaya hidup yang menekankan pada pengurangan kepemilikan materi secara sengaja dan penyederhanaan ruang fisik maupun mental seseorang sebagai respon atas gaya hidup konsumerisme yang marak terjadi pada masyarakat saat ini.

Berdasarkan penelitian, gaya hidup minimalis terbukti sangat berdampak pada kesehatan mental, meningkatkan ketenangan, kejernihan, dan kesejahteraan hidup secara menyeluruh. 

Nah, kira-kira apa saja manfaat yang Beauties dapatkan ketika menerapkan hidup minimalis? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Membuat Suasana Hati Lebih Baik

Membuat suasana hati lebih baik/Foto: freepik/lifeforstock

Lingkungan sekitar ternyata dapat mempengaruhi kondisi mental kita. Ketika lingkungan terlalu banyak barang dan berantakan, perasaan pun ikut menjadi buruk. Maka dari itu, hidup  minimalis dapat membantu kita untuk lebih rileks, tidak stres maupun cemas. 

Hal ini dibuktikan dengan studi pada Personality and Social Psychology Bulletin, di mana perempuan lebih tidak merasa depresi saat kondisi rumahnya tidak berantakan dan terorganisir. 

Lebih Fokus dan Produktif

Lebih fokus dan produktif/Foto: pexels/Ketut Subiyanto

Menurut seorang psikolog, Azaf Mazhar, lingkungan yang berantakan cenderung menciptakan distraksi dan stimulasi berlebih sehingga menghambat kita melakukan aktivitas positif.

Ketika menerapkan hidup minimalis, mengurangi barang-barang membantu kita untuk lebih produktif dan konsentrasi karena lingkungan sekitar tidak berantakan. 

Mendorong Kita untuk Lebih Hemat

Mendorong Kita untuk Lebih Hemat/Foto: Freepik

Hidup minimalis mendorong kita untuk menyadari barang apa yang kita butuhkan dan kita inginkan, sehingga lebih menghemat pengeluaran dan bijak dalam mengambil keputusan finansial. 

Penelitian yang dipublikasikan di Journal of Economic Psychology juga menemukan bahwa individu yang bergaya hidup materialistis cenderung melakukan belanja impulsif, manajemen keuangan yang lebih buruk, dan kekhawatiran finansial yang lebih besar. 

Cenderung Tidak Kesepian

Cenderung tidak kesepian/Foto: pexels/Yaroslav Shuraev

Selain berdampak positif pada kondisi keuangan, menerapkan hidup minimalis juga membuat kita tidak merasa kesepian, lho!

Berdasarkan studi yang diterbitkan di Journal of Consumer Research, orang yang menitikberatkan kesuksesan pada materi cenderung memamerkan kekayaannya untuk mendapatkan validasi. Kebiasaan ini secara tidak langsung mengisolasi seseorang dari interaksi sosialnya sehingga berakhir merasa kesepian.

Ketika kita tidak memfokuskan diri pada materi, kita lebih menginvestasikan diri untuk menjalin hubungan interpersonal yang sehat, mencari pengalaman, dan pengembangan diri.

Meningkatkan Kesejahteraan Diri

Meningkatkan kesejahteraan diri/Foto: pexels/Oleksander P

Riset yang diterbitkan di International Journal of Applied Positive Psychology memaparkan bahwa individu yang menerapkan minimalisme memiliki kesejahteraan diri yang baik, ditinjau dari aspek otonomi, kompetensi, status mental, kesadaran, dan emosi positif.

Bagaimana, Beauties? Dari sederet manfaat tersebut, kamu tertarik untuk memulai hidup minimalis?

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk, gabung ke komunitas pembaca TheTriump, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)