Berhenti Sekarang Juga! Jika Diteruskan, 5 Kebiasaan Ini Bikin Otakmu Jadi Lemot

Otak adalah aset yang bisa dibilang paling berharga dalam tubuh seorang manusia. Tanpa otak yang sehat dan berfungsi dengan normal, seseorang tidak akan bisa menjalankan fungsi fisik sehari-harinya dengan baik.

Meskipun begitu, jika sering melakukan kebiasaan buruk tertentu, menurunnya kemampuan otak bisa terjadi pada dirimu. Dilansir dari Premier Neurology & Wellness Center, inilah kebiasaan buruk yang harus dihentikan agar otakmu nggak jadi lemot!

Kurang Tidur

Ilustrasi perempuan yang insomnia/Foto: freepik.com/Look studio

Tidak tidur dengan cukup adalah kebiasaan paling buruk yang bisa kamu lakukan pada otakmu. Ketika kamu tidak tidur dengan cukup, otak tidak akan mendapat kesempatan istirahat yang cukup dan memulihkan diri setelah diperas seharian.

Kebiasaan buruk ini bisa mengarahkan otak pada permasalahan serius seperti penurunan kognitif, kehilangan ingatan, suasana hati yang tak menentu, hingga meningkatnya risiko demensia. Oleh karena itu, lindungilah otakmu dengan tidur minimal 7 jam setiap malam.

Merokok

Merokok tidak hanya merusak kesehatan fisik seperti yang tersurat dalam peringatan di bungkus rokok itu sendiri. Faktanya, meskipun jarang diketahui, merokok juga bisa memengaruhi kesehatan fungsi otak.

Merokok bisa merusak pembuluh darah dan menyebabkan inflamasi kronis yang pada akhirnya memicu stroke dan penurunan kognitif. Selain itu, orang yang merokok menjadi kebiasaan yang harus dihentikan karena membuat pelakunya berisiko dua kali lipat untuk mengalami demensia.

Terlalu Sering Menyendiri

Ilustrasi/Foto: Unsplash/Alexander Grey

Ya, bisa dibilang ini kabar buruk buat para introvert yang menganggap kesendirian sebagai sebuah nikmat. Faktanya, meskipun melalui me-time penting untuk kesehatan mental, bersosialisasi juga bermanfaat untuk kesehatan otak.

Ketika kamu sering berkumpul dengan orang lain, otak akan mendapatkan stimulasi dari interaksi sosial tersebut. Tanpa adanya stimulasi seperti itu, kamu bisa mengalami depresi, kecemasan, dan bahkan demensia.

Kurang Aktif Bergerak

Ilustrasi/Foto: Unsplash/Adrian Swancar

Kurang aktif bergerak nggak hanya akan memengaruhi kebugaran secara fisik, tetapi juga secara pikiran, lho! Kurang aktif bergerak akan membuatmu mengalami berbagai masalah kesehatan meliputi obesitas, penyakit jantung, hingga diabetes.

Tidak berhenti sampai di situ, penyakit-penyakit tersebut pada akhirnya juga akan menghancurkan fungsi otak dan membuatmu makin berisiko terkena demensia. Kamu nggak perlu melakukan olahraga berat juga, kok! Cukup berjalan selama setengah jam sebanyak 3 kali dalam seminggu.

Makan Berlebihan

Ilustrasi/Foto: Unsplash/Icons8 Team

Makan secara berlebihan juga merupakan kebiasaan buruk yang harus dihentikan, bahkan meskipun yang kamu konsumsi adalah makanan sehat. Makan berlebihan kerap dikaitkan sebagai penyebab masalah seperti seringnya kehilangan ingatan alias pikun hingga penurunan fungsi kognitif pada orang berusia lanjut.

Meskipun begitu, kaitan pasti antara makan berlebihan dan penurunan fungsi pikiran masih dipelajari lebih lanjut. Jadi, untuk melindungi otak, pastikan kamu nggak hanya memperhatikan kualitas makanan, tetapi juga kuantitasnya.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk, gabung ke komunitas pembaca TheTriump, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)