7 Perilaku Orang yang Terlalu Overthinking, Bikin Susah Tidur dan Mudah Khawatir!

Terlalu banyak berpikir atau overthinking berarti terlalu memikirkan hal-hal yang tidak dapat kamu kendalikan atau terobsesi dengan hal-hal detail yang mungkin tidak akan pernah terjadi. Kondisi berpikir yang melewati batas seperti ini bisa berdampak sangat buruk pada kepuasan hidupmu.

Kira-kira, bagaimana kamu tahu kalau kamu terlalu banyak berpikir? Ini tentu tidak selalu mudah untuk memahaminya. Namun, ada beberapa perilaku halus yang dapat menunjukkan bahwa kamu adalah tipe orang yang selalu memikirkan segala hal. Dirangkum dari Expert Editor, berikut ulasannya!

1. Sulit Tidur


Ilustrasi Tidur/Foto: Unsplash/Kinga Howard

Hampir semua orang pasti pernah mengalami kesulitan tidur. Ada banyak alasan, baik fisik maupun psikologis yang menyebabkan kondisi ini. Namun, orang yang terlalu banyak berpikir sering kali menderita insomnia karena tidak bisa mematikan otak dan beristirahat.

Di tengah malam yang sunyi, gangguan dari pikiran-pikiran intrusif dari orang-orang yang overthinking akan berkurang, sehingga sering kali otaknya bekerja keras untuk terobsesi dengan masa lalu atau menghkawatirkan masa depan.

Kamu mungkin tidak menganggap dirimu sebagai orang yang terlalu banyak berpikir. Namun, jika kamu kesulitan tidur secara teratur karena tidak bisa mendiamkan pikiran, itu pertanda bahwa kamu terlalu overthinking.

2. Khawatir Tentang Masa Depan

Foto: Freepik/drobotdean

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kesulitan tidur bisa terjadi karena kamu terlalu banyak mengkhawatirkan masa depan. Kita semua khawatir tentang apa yang terjadi dari waktu ke waktu. Namun, memikirkannya secara berlebihan akan berdampak buruk pada hidup kita.

Meskipun kamu mungkin memiliki banyak kekuatan untuk mempengaruhi masa depan daripada mengubah masa lalu, penting untuk dipahami bahwa masa depan berada di luar kendali siapa pun. Mengkhawatirkannya sampai pada titik yang mulai merusak kesehatan mental adalah tindakan yang salah.

3. Kesulitan Melepaskan Segala Sesuatu

Ilustrasi/Foto: Freepik

Bagi orang yang terlalu banyak berpikir, sulit untuk mengambil keputusan karena mereka terus menerus mempertanyakan diri sendiri. Bahkan, ketika mereka telah mengambil keputusan, mereka sering kali memikirkannya kembali dan bertanya-tanya apakah itu adalah hal yang benar untuk dilakukan.

Kondisi ini juga bisa menyebabkan seseorang tidak bisa melepaskan banyak hal. Baik berupa harta pribadi ataupun hubungan yang tidak berguna. Misalnya, kamu mungkin putus dengan seseorang karena alasan yang baik, tapi kemudian meyakinkan diri sendiri bahwa kamu salah dan berharap bisa kembali bersama orang tersebut.

4. Terlalu Banyak Menunda-Nunda

Foto: Freepik/Kamran Aydinov

Ada banyak alasan mengapa orang menunda-nunda. Namun, sering kali kamu berpikir berlebihan dapat menyebabkan kamu menunda hal-hal yang seharusnya kamu lakukan.

Orang yang terlalu banyak berpikir biasanya menunda-nunda karena adanya sifat perfeksionisme. Jadi, kamu mungkin bersikeras untuk membereskan segala sesuatunya sebelum memulai proyek yang kamu tahu harus kamu jalankan.

5. Termasuk Seorang Perfeksionis

Foto: Unsplash/Jonathan Borba

Orang yang terlalu banyak berpikir cenderung perfeksionis. Karena mereka khawatir akan terjadi kesalahan, mereka berusaha melakukan segalanya dengan sempurna. Meskipun kita semua tahu bahwa tidak ada orang yang sempurna, orang yang terlalu banyak berpikir menyalahkan diri sendiri jika ada sesuatu yang kurang ideal.

Terkadang, kesempurnaan adalah musuh kebaikan. Dengan kata lain, kemungkinan kamu terlalu memikirkan tindakan kamu dan berakhir dengan hasil yang tidak sebaik jika kamu baru saja sedikit santai.

6. Sering Meributkan Banyak Hal

Foto: Freepik/stefamerpik

Apakah kamu merasa harus melakukan segalanya dengan benar agar bisa bersantai? Bagi orang yang terlalu banyak berpikir, sesuatu yang sederhana seperti membuat sandwich bisa jadi penuh dengan keragu-raguan dan kekhawatiran.

Tidak hanya tentang sandwich, hal ini dapat terjadi dalam setiap bidang kehidupan, mulai dari membeli pakaian, memilih liburan, hingga melakukan pekerjaan. Jika kamu sering merasa ribet dalam melakukan sesuatu dengan benar, terutama jika menyangkut orang lain, itu mungkin karena kamu terlalu banyak berpikir.

7. Memikirkan Makna Tersembunyi di Balik Perkataan Orang

Ilustrasi/Foto: Freepik/pressfoto

Tindakan lain yang biasa dilakukan orang yang suka overthinking adalah mencari makna tersembunyi di balik perkataan orang lain. Memang benar bahwa kita tidak selalu mengatakan apa yang kita maksudkan.

Sering kali, orang menyembunyikan perasaan mereka yang sebenarnya dari orang lain karena sejumlah alasan tertentu. Pada saat yang sama, biasanya komentar-komentar yang tidak berguna dari orang lain tidak perlu diperiksa dengan cermat.

Pasalnya, kebanyakan orang tidak terlalu memikirkan apa yang mereka katakan sebelum mengatakannya. Biasanya, mereka hanya mengatakan hal pertama yang terlintas di kepalanya dan hampir melupakan kata-kata itu begitu keluar dari mulutnya.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk, gabung ke komunitas pembaca TheTriump, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)