7 Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan untuk Mengatasi Jerawat pada Remaja

Jerawat pada remaja bukan hanya menjadi permasalahan kulit, tetapi juga dapat memengaruhi kepercayaan diri mereka. Kebanyakan meremehkan masalah ini karena menganggap jerawat remaja adalah hal yang wajar.

Namun, menghadapi jerawat pada masa remaja memerlukan perhatian khusus terhadap kebiasaan sehari-hari. Agar perjalanan menuju kulit yang lebih bersih dan sehat berjalan lancar, penting bagi remaja untuk memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. 

Melansir Everyday Health, simak beberapa hal yang boleh dan yang sebaiknya dihindari untuk mengatasi jerawat pada remaja!

Pilihlah Pembersih yang Ringan dan Basuh dengan Air Hangat

Gunakan pembersih yang lembut / Foto: pexels.com/Anna Shvets

Pilihlah pembersih yang ringan yang gentle untuk menghindari kulit menjadi terlalu kering. Jangan menggosok wajah dengan waslap, gunakan ujung jari dan cuci muka dengan lembut.

Mencuci muka juga tidak perlu terlalu sering, cukup sekali di pagi hari dan sekali di malam hari. Faktanya, mencuci muka terlalu sering dapat memperburuk jerawat.

Suhu air juga penting ketika mencuci muka. Kamu dapat mencuci dan membilas wajah dengan air hangat, bukan air dingin atau panas yang dapat memperparah jerawat.

Jangan Gunakan Obat Bebas untuk Mengobati Jerawat Parah

Konsultasi ke dokter untuk jerawat parah / Foto: pexels.com/Karolina Grabowska

Jerawat membutuhkan waktu untuk sembuh, sekitar empat hingga delapan minggu dengan pengobatan. Untuk jerawat ringan, krim, gel, dan losion dapat membantu membuka sumbatan pori-pori dan mengurangi bakteri, sehingga dapat menyembuhkan dengan cepat.

Namun untuk jerawat sedang atau parah, kemungkinan besar memerlukan obat jerawat oral, seperti antibiotik, isotretinoin (Acutane), spironolactone, atau pil KB untuk perempuan.

Konsultasikan dengan dokter kulit untuk menemukan obat jerawat yang tepat untuk tingkat jerawat yang kamu miliki. Jangan menggunakan obat jerawat yang dijual bebas selain dari resep dokter.

Gunakan Pelembab Setiap Hari Dengan Produk Bebas Minyak dan Nonkomedogenik

Selektif dalam memilih pelembab / Foto: pexels.com/Anna Shvets

Krim pelembab yang ringan sangat bermanfaat, terutama jika kamu menggunakan krim pengering jerawat yang diresepkan oleh dokter. Namun, jangan gunakan salep atau produk yang mengandung minyak karena dapat menyumbat pori-pori dan memperparah jerawat.

Jangan Pernah Tidur dengan Makeup

Jangan tidur dengan makeup / Foto: pexels.com/Hy Aan

Jangan lupa untuk meghapus makeup setiap malam dengan pembersih yang lembut. Tidur dengan makeup akan menyumbat pori-pori kulit dan menyebabkan timbulnya jerawat.

Para remaja juga disarankan untuk tidak menggunakan makeup berlebihan sepanjang hari. Tentukan juga jenis makeup yang digunakan, sebagian besar merek makeup kini ramah terhadap jerawat. Kamu dapat mencari produk dengan label ‘noncomedogenic’ dan ‘oil-free’.

Pilihlah Produk Rambut yang Tidak Berminyak agar Tidak Membuat Wajah Berjerawat

Pilih produk rambut tanpa minyak / Foto: pexels.com/Monstera Production

Berhati-hatilah saat mengaplikasikan produk rambut. Produk yang bersentuhan dengan wajah dapat menyumbat pori-pori dan membuat jerawat semakin besar. Lebih baik hindari produk perawatan rambut yang menambah minyak pada rambut untuk membantu menjauhkan rambut dari wajah dan dahi.

Jangan Memencet Jerawat

Jangan pencet jerawat / Foto: pexels.com/Anna Nekrashevich

Hal terpenting untuk diingat adalah jangan memencet jerawat. Hal ini dapat meningkatkan kemungkinan timbulnya inflamasi, dan juga membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih. Sebisa mungkin jauhkan tangan kamu dari wajah yang dapat menyebarkan minyak dan menyumbat pori-pori.

Jangan Menghabiskan Terlalu Banyak Waktu di Bawah Sinar Matahari Tanpa Sunscreen

Jangan lupa pakai sunscreen / Foto: pexels.com/Tara Winstead

Paparan matahari yang terlalu sering dapat merusak kulit dan meningkatkan peradangan, sehingga akan membuat kamu rentan berjerawat. Terlebih jika kamu sedang mengonsumsi obat jerawat, beberapa obat tersebut dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar UV matahari. 

Lindungi kulit dengan mengoleskan sunscreen spektrum luas SPF 30 atau lebih tinggi, dan carilah sunscreen yang cenderung tidak menyebabkan iritasi kulit.

Itu dia tujuh hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan untuk mengatasi jerawat pada remaja. Para remaja cenderung memiliki kulit yang lebih sensitif, sehingga atasi dengan perlakuan yang khusus ya, Beauties!

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk gabung ke komunitas pembaca TheTriump B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)