7 Cara Menggabungkan Humor dalam Presentasi, Biar Nggak Terkesan Kaku dan Jauh Lebih Menyenangkan!

Beauties, saat presentasi atau sedang berbicara di depan banyak orang, sering kali perasaan takut, tegang, dan deg-degan menyatu menjadi satu, bukan? Karena hal ini, momen pun sering ya berjalan dengan kaku dan penuh ketegangan.

Mengatasi hal tersebut, memasukkan humor bisa menjadi solusinya terbaiknya lho! Namun, pastikan dulu humor cerdas dan menghibur yang kamu masukkan, agar membuat hati audiens senang dan momen berjalan menyenangkan. 

Nah, kalau kamu bingung bagaimana cara memperkenalkan dan menggabungkan humor dalam presentasi, simak selengkapnya di sini yuk!

1. Kenali Audiens Kita

Kenali Audiens Kita/Foto: Freepik/tzido

Sebelum berbicara, lakukan riset tentang audiens kita. Apa minat dan latar belakang mereka? Memahami audiens adalah langkah pertama untuk menentukan jenis humor yang akan efektif.

2. Pilih Jenis Humor yang Tepat

Ada berbagai jenis humor, seperti humor observasional, absurd, atau keseharian. Pilih yang sesuai dengan tone presentasi kita dan dapat diterima oleh audiens.

3. Gunakan Anekdot Pribadi

Menceritakan pengalaman pribadi yang lucu dapat meredakan ketegangan dan membuat kita lebih terhubung dengan audiens. Pastikan anekdot tersebut relevan dengan topik presentasi.

4. Timing yang Tepat

Timing yang Tepat/Foto: Freepik/wavebreakmedia_micro

Keberhasilan humor terletak pada timing. Pastikan kita menyisipkan lelucon atau anekdot dengan tepat, mengambil keuntungan dari momen-momen yang tepat untuk memecah kekakuan.

5. Pertimbangkan Situasi dan Etika

Hindari lelucon yang dapat menyakiti perasaan atau membuat suasana tidak nyaman. Humor harus inklusif dan mendukung pesan kita, bukan mengganggu.

6. Praktikkan dengan Rekan

Sebelum presentasi, praktikkan lelucon dan anekdot kita dengan rekan atau teman. Mereka bisa memberikan umpan balik konstruktif dan membantu kita memastikan humor kita dapat diterima oleh audiens.

7. Tertawa pada Diri Sendiri

Jika kita membuat kesalahan kecil, tertawa pada diri sendiri dapat mengurangi ketegangan dan membuat audiens merasa lebih dekat dengan kita.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kita dapat menciptakan presentasi yang tidak hanya informatif tetapi juga menghibur. Humor adalah alat yang kuat untuk menyampaikan pesan dengan cara yang lebih mudah diterima oleh audiens. Jadi, mari kita hadirkan sentuhan humor dalam setiap presentasi kita untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk gabung ke komunitas pembaca TheTriump B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)