5 Hal Seputar Euphoric Mood, Suasana Hati Positif untuk Tingkatkan Kesehatan Mental

Beauties, kamu mungkin tidak asing dengan istilah euforia yang berarti kesenangan, kegembiraan, perasaan bahagia, atau sejahtera yang intens. Dalam dunia psikologi, ada satu istilah yang dikenal sebagai euphoric mood.

Melansir Calm Sage, euphoric mood adalah perasaan bahagia dan gembira yang kuat, serta peningkatan rasa senang yang dapat disebabkan oleh berbagai hal. Berikut 5 hal yang perlu kamu ketahui seputar euphoric mood yang dinilai mampu membantu tingkatkan kesehatan mental.

1. Memahami Euphoric Mood


Ilustrasi/Foto: Freepik.com

Euphoric mood terjadi secara alami yang berkisar pada rasa kepuasan atau kegembiraan yang dialami seseorang setelah mencapai suatu tujuan. Bentuk alami dari euphoric mood dapat disebabkan oleh hal-hal seperti cinta, bertemu teman jarak jauh, latihan aerobik, mindfulness, dan banyak lagi.

Bahkan, ada istilah runner’s high yang sering digunakan untuk menjelaskan euforia yang disebabkan oleh olahraga yang intens. Secara ilmiah, ketika kita mengalami sesuatu yang menyenangkan, tubuh kita melepaskan hormon bernama endorfin. Meski begitu, ada euphoric mood tidak baik yang disebabkan oleh efek dari obat-obat tertentu.

2. Tanda-tanda Euphoric Mood

Mengenal euphoric mood/Foto: Freepik.com/krakenimages.com

Ketika seseorang berada dalam keadaan euforia, mereka merasa riang, didukung, dan aman. Mereka mulai merasakan rasa sejahtera yang kuat dan terhubung dengan dunia.

Pengalaman seperti ini merupakan hal wajar karena memotivasi kita untuk menjalani kehidupan yang sehat dan positif. Namun, ketika bentukan alam ini dipicu oleh semacam zat, hal tersebut dapat berdampak negatif pada kita.

Euforia bukanlah gangguan atau kondisi kesehatan mental. Ketika suasana hati euforia dihubungkan dengan kondisi kejiwaan, hal tersebut dapat berkembang menjadi:

  • Kecemasan.
  • Halusinasi.
  • Disorientasi.
  • Kebingungan.
  • Paranoia.
  • Perubahan suasana hati.
  • Kegelisahan.
3. Dampak Kesehatan Mental dari Euphoric Mood

Mengenal euphoric mood/Foto: Freepik.com/benzoix

Meski euforia membuat kita mencapai kondisi mental yang menyenangkan, ini bisa menjadi masalah jika disebabkan oleh obat atau pengobatan yang membuat ketagihan. Orang-orang yang berjuang dalam hidup sering kali terlihat menggunakan pengganti seperti itu untuk merasakan kegembiraan.

Dorongan untuk menggunakan obat-obatan psikoaktif berdampak negatif pada kesehatan mental. Alasannya adalah ketika kita mengonsumsi bantuan zat psikoaktif, tubuh kita menghasilkan tingkat endorfin yang lebih tinggi yang membuat kita merasa baik.

Seiring waktu, kita sering kali harus meningkatkan dosis untuk mencapai kondisi yang sama. Hal ini dapat mengakibatkan berkembangnya kondisi kesehatan mental. Suasana hati yang gembira hanya menguntungkan jika dilepaskan dalam bentuk alaminya.

4. Cara Meningkatkan Euphoric Mood secara Alami

Mengenal euphoric mood/Foto: Freepik.com/krakenimages.com

Penggunaan zat-zat berbahaya dapat memutus hubungan kita dengan fenomena yang terjadi secara alami dalam tubuh. Cobalah cara-cara berikut untuk meningkatkan euphoric mood secara alami:

  • Berolahraga secara teratur.
  • Meditasi.
  • Menjadi sukarelawan untuk merasa terhubung.

Itulah beberapa hal mengenai euphoric mood. Selain itu, terdapat beberapa jenis euphoric mood, seperti euphoric mood yang dipicu oleh aktivitas, euphoric mood yang dipicu oleh kondisi mental, euphoric mood yang dipicu oleh pengobatan, dan euphoric mood yang dipicu oleh zat psikoaktif.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk, gabung ke komunitas pembaca TheTriump, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)