5 Fakta Menarik tentang Sushi yang Jadi Favoritnya Sejuta Umat, Benarkah Bukan Asli dari Jepang?

Siapa di sini penggemar sushi? Makanan yang satu ini ternyata punya banyak penggemar, lho! Dipopulerkan di Jepang, kini ada banyak kedai dan restoran yang menyajikan sushi beraneka ragam. 

Tapi tahukah Beauties kalau sushi bukan berasal dari Jepang? Eits belum tahu? Kalau begitu, simak fakta-fakta menarik tentang sushi di bawah ini, ya!

1. Berasal dari Tiongkok

Ilustrasi sushi / Foto: Pexels.com/Ivan Samkov

Sushi memang dipopulerkan di Jepang, namun makanan ini bukan berasal dari Jepang. Sushi justru berasal dari Tiongkok atau negari China. Dilansir dari Travelers Universe, kala itu orang-orang di berbagai wilayah lembah Sungai Mekong mengawetkan ikan dengan memfermentasikannya dengan nasi. 

Awalnya ketika ikan siap disantap, nasi fermentasi akan dibuang begitu saja. Lama kelamaan orang-orang di Tiongkok menyantapnya bersama nasi. Kemudian makanan ini menyebar ke seluruh wilayah Tiongkok dan sampai di Jepang. 

2. Sushi Boleh Dimakan dengan Sumpit atau Tangan

Ilustrasi sushi dengan sumpit / Foto: Pexels.com/Artem Podrez

Ada banyak perdebatan bagaimana cara memakan sushi. Apakah menggunakan sumpit atau boleh menggunakan tangan. Eat Bento mengungkapkan, sushi boleh dimakan menggunakan sumpit maupun tangan. 

Namun, secara tradisional sushi dimakan dengan tangan. Koki sushi terkenal, Masaharu Morimoto menyatakan ada keindahan dalam proses pembuatan sushi dengan tangan, disajikan dengan tangan, dan dimakan dengan tangan pula. 

3. Kecap Asin Sedikit Saja!

Ilustrasi sushi dengan kecap asin / Foto: Pexels.com/Pixabay

Kecap asin memang disediakan untuk sushi namun bukan berarti sushi direndam ke dalam kecap asin sebelum disantap. Bahkan sushi hanya dicelupkan sedikit saja ke dalam kecap asin, agar tidak merusak rasanya. 

Hanya bagian ikan saja yang terkena kecap asin, bukan nasinya. Sebab jika nasi terkena kecap asin, teksturnya akan berubah dan membuat nasi menjadi berantakan dan berair.

4. Acar Jahe Bukan Toping Sushi

Ilustrasi acar jahe / Foto: Pexels.com/Ruslan Khmelevsky

Ada banyak salah kaprah tentang acar jahe yang biasa disajikan bersamaan dengan sushi. Acar jahe bukanlah topping sushi. Acar jahe dikonsumsi di sela-sela suapan sushi terutama untuk sushi dengan isian ikan. Acar jahe sendiri berfungsi untuk membersihkan langit-langit mulut. 

Saat ini isian sushi sangat beragam dan tidak melulu ikan mentah. Pembungkus sushi pun tidak harus nori atau rumput lain. Ada banyak sushi modifikasi atau fusion yang disesuaikan dengan daerah dan konsumen masing-masing. 

Wah, menarik sekali fakta tentang sushi ya, Beauties! Jadi ingin makan sushi nggak sih? Ngomong-ngomong sushi favoritmu apa, nih?

______

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk, gabung ke komunitas pembaca TheTriump B-Nation! Caranya DAFTAR DI SINI! 

(ria/ria)