5 Cara Mengatasi Patah Hati Setelah Putus Cinta, Ayo Move On!

Putus cinta atau perpisahan merupakan proses yang membuat perasaan campur aduk, seperti patah hati, sedih, hingga marah. 

Kehilangan seseorang dalam hubungan apapun akan menyakitkan dan membutuhkan waktu untuk pulih. Meskipun awalnya sulit, tapi seiring berjalannya waktu kamu akan mulai terbiasa dengan situasi yang ada.

Rasa sakit yang kamu rasakan ketika putus cinta bersifat sementara, namun memang tidak mudah untuk dijalani. Perasaan tersebut tidak boleh kamu rasakan berlarut-larut, karena bisa menjadi boomerang untuk diri kamu. 

Berikut ini beberapa cara mengatasi putus cinta agar kamu bisa move on. Yuk, simak!

1. Puasa Media Sosial

Bermain sosial media/Foto: freepik.com

Media sosial hanya akan menyiksa diri sendiri, karena di sana kamu mungkin akan terus terhubung dengan mantan kekasih. 

Ketika putus cinta, kamu berada dalam kondisi yang sensitif, sehingga mudah untuk kamu membanding-bandingkan diri dengan kehidupan orang lain. Hal ini hanya membuat racun dalam kehidupan kamu.

 

2. Fokus pada Perawatan Diri

Perawatan diri/Foto: freepik.com

Ketika patah hati biasanya, kita akan menghakimi diri sendiri dengan menyalahkan situasi yang telah terjadi.

Sebaiknya, fokus untuk melakukan perawatan diri, seperti ke salon, mencoba hobi baru, atau melakukan olahraga yang sebelumnya kamu tunda-tunda. Nikmati prosesnya dan belajar membiasakan diri tanpa kehadirannya.

3. Berkumpul dengan Teman-teman

Berkumpul dengan teman-teman/Foto:freepik.com

Perasaan kamu mungkin ingin berdiam diri, tidak ingin bertemu dengan siapa-siapa, dan hanya terus meratapi keadaan yang ada. Tapi, keluar rumah untuk bertemu dengan teman-teman menjadi pilihan yang baik yang bisa kamu coba.

Studi yang diterbitkan International Association of Relationship Research menemukan interaksi sosial dapat melindungi diri dari perasaan kesepian dan depresi.

Cobalah untuk berkumpul dengan teman-teman kamu, karena mereka bisa memberikan dukungan kepadamu.

 

4. Menemukan Aktivitas Baru
Ikut menjadi sukarelawan/Foto:freepik.com

Ikut menjadi sukarelawan/Foto: freepik.com

Daripada kamu berdiam diri di kamar dan hanya memikirkan masa lalu, sebaiknya kamu melakukan hal-hal yang belum pernah kamu coba. Misalnya menjadi sukarelawan atau kegiatan volunteer yang bisa membantu meningkatkan potensi dalam diri kamu sekaligus membantu orang lain. 

Penelitian dari Journal of Experimental Psychology General mengatakan gangguan atau distraksi merupakan strategi yang baik pasca putus cinta. 

5. Nikmati Perasaan yang Ada
Bersantai sambil menenangkan diri/Foto: freepik.com

Nikmati perasaan yang ada/Foto: freepik.com

Apa pun perasaan kamu ketika putus cinta, itu adalah hal yang valid. Kamu memiliki kapasitas perasaan yang begitu dalam, merupakan sesuatu permulaan yang baik untuk hubungan selanjutnya.

Penolakan, perpisahan, dan kehilangan memang menyakitkan, tapi bisa menjadi pembelajaran untuk kita lebih berempati terhadap orang lain. 

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk, gabung ke komunitas pembaca TheTriump, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)