5 Cara Mencintai Diri Sendiri saat Kepercayaan Diri Ambruk Menurut Master Psikologi

Mencintai diri saat kepercayaan diri sedang bagus-bagusnya bukanlah sebuah hal yang sulit. Pada masa ini, kita dapat melihat berbagai sisi positif dalam diri yang membuat kita terasa berharga.

Namun, apa jadinya jika kepercayaan diri sedang ambruk? Apakah perasaan cinta diri tetap bisa bertahan? Ketika kepercayaan diri sedang ambruk, biasanya mudah untuk memunculkan sisi-sisi negatif dalam diri yang pada akhirnya berpotensi menurunkan rasa mencintai diri sendiri.

Lantas, mengapa mencintai diri itu penting? Mencintai diri ini penting karena dapat membantu meningkatkan kesejahteraan secara mental dan emosional. Selain itu, juga membantu meningkatkan ketahanan terhadap stres dan membantu pengambilan keputusan lebih baik.

Dikutip dari laman VeryWellMind, Arlin Cuncic, MA, seorang Master di bidang psikologi memberikan beberapa cara mencintai diri sendiri ketika kepercayaan diri sedang ambruk.

1. Bersabar dengan Diri Sendiri


Sabar dengan diri sendiri/ Foto: Freepik.com/freepik.

Mengakui bahwa cinta diri bukanlah sesuatu yang bisa terjadi dalam waktu singkat adalah langkah awal. Butuh waktu untuk membangun dan bersabar dengan diri sendiri saat menjalani prosesnya. Ketika yang sedang diupayakan tidak berjalan seperti harapan, butuh kelapangan hati untuk tetap mengatakan pada diri sendiri bahwa kita tetap layak dicintai.

Untuk itu, tetap yakinkan diri untuk percaya akan kemampuan yang dimiliki. Praktikkan afirmasi positif yang dapat mengingatkan kita pada potensi dan nilai-nilai yang ada dalam diri.

2. Identifikasi Kekuatan dalam Diri

Identifikasi kekuatan diri/ Foto: Freepik.com/freepik

Ketika kepercayaan diri sedang berada di fase terendahnya, sangat mudah bagi diri untuk mengabaikan kekuatan atau potensi baik yang dimilikinya. Ini juga berarti bahwa terkadang kita malah fokus pada kelemahan yang kita miliki. Oleh karena itu, penting untuk merenungkan kembali, bakat, keterampilan, dan pencapaian yang dimiliki.

Coba tulis dan fokuslah pada hal-hal yang dapat dikuasai. Buat titik untuk merayakannya dan jangan sungkan untuk memuji pencapaian-pencapaian yang telah diraih. Seiring berjalannya waktu, ini dapat menginspirasi diri untuk menghadapi tantangan baru dan meningkatkan rasa percaya diri.

3. Berlatih Self-Talk Positif

Berlatih self talk positif/ Foto: Freepik.com/diana.grytsku

Tahukah Beauties bahwa berbicara kepada diri sendiri atau biasa disebut self-talk dapat memberikan dampak signifikan terhadap tingkat kepercayaan diri, lho. Oleh karenanya, penting untuk berlatih bagaimana caranya melakukan self-talk positif ini.

Gantilah dialog internal yang negatif dengan afirmasi yang positif. Sebagai contoh, Beauties bisa memulainya setiap pagi ketika akan memulai hari. Internalisasikan hal-hal baik tentang diri, ingatkan kepada diri sendiri betapa berharganya diri. Selain itu, coba untuk memberi penegasan dengan mengatakan yang baik-baik tentang diri.

4. Mengoreksi Self-Talk Negatif

Mengoreksi hal negatif/ Foto: Freepik.com/katemangostar

Bukan hanya mengusahakan self-talk positif, tetapi Beauties juga perlu mengoreksi self-talk negatif yang mungkin muncul. Lacaklah semua pikiran negatif tentang diri, salah satunya dengan cara menuliskannya di buku catatan atau biasa disebut sebagai aktivitas journaling.

Ini bisa membantu Beauties memiliki kesadaran yang lebih baik tentang apa yang dikatakan terhadap diri sendiri. Dengan menuliskannya, Beauties lebih bisa mengevaluasi setiap hal tersebut dan mencoba berdamai dengan itu.

5. Jangan Menilai Diri Berdasarkan Penilaian Orang Lain

Memilah penilaian orang lain/ Foto: Freepik.com/prostooleh

Tidak bisa dipungkiri bahwa kita memang perlu mendengarkan pendapat orang lain untuk membenahi diri ke arah yang lebih baik. Namun di samping itu, tidak kalah penting untuk mendengarkan diri sendiri dan percaya akan kemampuan diri. Terlalu banyak mendengarkan pendapat orang lain tentang diri kita bisa memberikan efek yang negatif.

Sangat mudah untuk terjebak dalam pendapat orang lain. Kita perlu filter dan selalu mengingat bahwa nilai dalam diri kita tidak ditentukan oleh pendapat orang lain. Ingatlah bahwa pada akhirnya, kita lah yang paling mengenal diri kita sendiri, termasuk kekuatan dan kelemahan yang ada dalam diri.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk, gabung ke komunitas pembaca TheTriump, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)