3 Hal Sederhana yang Harus Kamu Hentikan untuk Menghindari Stres, Yuk Terapkan!

Stres merupakan salah satu kondisi gangguan pikiran yang seringkali justru berasal dari kebiasaan atau perbuatan kita sendiri. Maka dari itu, kamu harus mengecek apa saja yang sering kamu lakukan sehingga membuat stres dan menghentikannya agar kamu menjadi pribadi yang lebih baik dan emosionalmu lebih terjaga.

Jadi, apa hal atau kebiasaan yang harus dihentikan untuk menghindari stres?

1. Membohongi Diri Sendiri

Membohongi diri sendiri/Foto: Pexels/Marcelo Chagas

Dilansir dari High5Test, membohongi diri sendiri dari sesuatu yang kamu tahu tentang suatu hal, rahasia, orang, atau bersikap denial pada diri sendiri dapat membuat stres. Apakah kamu sering melakukannya?

Kalau iya, kamu harus berhenti membohongi dirimu mulai sekarang agar kamu dapat membuat keputusan yang lebih baik dan tak akan kamu sesali di kemudian hari. Selain itu, kamu juga dapat menjadi lebih bahagia, kuat mental dan emosional, lebih bisa jujur pada diri sendiri, bisa menerima diri sendiri, dan lebih bisa mengendalikan diri.

2. Menginginkan Semuanya Sempurna (Perfeksionis)

Menginginkan semuanya sempurna/Foto: Pexels/Olia Danilevich

Melansir Psychology Today, tidak semua hal dapat terjadi sesuai dengan keinginanmu dan tidak ada yang sempurna di dunia ini. Itulah yang harus kamu ingat.

Selalu berharap dan terlalu keras menginginkan semua hal berjalan sempurna hanya akan membuat beban pikiran dan kamu dapat menjadi stres karenanya, Beauties.

3. Menyimpan Dendam

Menyimpan dendam/Foto: Pexels/Andrea Piacquadio

Menyimpan dendam dapat membahayakan kesehatan fisik dan mentalmu. Itulah yang dikutip dari Psych Central, menahan amarah berlarut-larut atau dalam jangka waktu yang lama dinilai dapat memengaruhi hubungan kita dengan orang lain, menimbulkan masalah baru di mana pun, dan memicu perilaku kekerasan atau agresif. Kamu pun dapat terserang depresi, kecemasan, dan gangguan psikologis dan sederet hal-hal buruk lainnya.

Kalaupun sulit bagimu untuk menyudahi dendammu, cobalah lakukan hal-hal positif yang dapat menenangkan hatimu. Misalnya, meditasi, konseling dengan pihak profesional, menuliskan perasaan burukmu di jurnal untuk menumpahkan segala emosimu, dan ubah perspektifmu terhadap orang yang menyakitimu. Berpikirlah dari sisi dia untuk mengetahui penyebab dan kemungkinan-kemungkinan di balik perilaku dia menyakitimu atau apakah memang kamu wajar untuk sakit hati atas perilakunya itu.

*** 

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk, gabung ke komunitas pembaca TheTriump, B-Nation. Caranya KLIK DI SINI!

(ria/ria)