3 Alasan Kamu Harus Berhenti Membandingkan Hubunganmu dengan Pasangan Lain di Media Sosial

Apakah kamu termasuk orang yang aktif di media sosial, Beauties? Hampir semua orang tidak lepas dari media sosial dalam kehidupan sehari-harinya.

Kamu mungkin sering tidak sengaja melihat seseorang yang baru saja memposting foto romantis bersama pasangannya di Instagram. Entah itu aktivitas akhir pekan yang menyenangkan, highlight dari liburan yang lalu, atau postingan ulang tahun.

Melihat tampilan kebahagiaan seperti itu terkadang membuat seseorang merasa sedikit ‘tenggelam’. Jika kamu sedang menjalin hubungan, kamu mungkin akan mulai bertanya-tanya, “Mengapa kita tidak sebahagia itu? Mengapa kita tidak terlihat begitu sempurna?”

Nah, inilah awal dari kebiasaan kamu yang mulai membuat perbandingan antara hubunganmu dengan pasangan lainnya. Dirangkum dari One Love, setidaknya ada tiga alasan mengapa kamu tidak harus melakukan perbandingan seperti ini. Simak!

1. Kamu Hanya Melihat Apa yang Mereka Ingin Kamu Lihat


Ilustrasi/Foto: Unsplash/Carly Rae Hobbins

Sejak berkembangnya media sosial seperti Instagram dan TikTok beberapa tahun ke belakang, ini membuat semua orang bebas memposting apapun di akunnya. Tidak jarang kamu akan melihat orang-orang memposting momen kebahagiaannya bersama pasangan. Tentu saja semua orang ingin terlihat bahagia.

Tidak ada yang memposting cerita tentang pertengkaran dua menit sebelum atau sesudah seseorang mengambil foto yang sempurna itu. Tidak ada yang membicarakan hari-hari yang tidak berjalan sesuai rencana.

Rasanya, sekarang lebih mudah untuk mengontrol bagaimana teman dan pengikut kita memandang kita. Jadi, lebih mudah untuk berpura-pura bahwa kita semua tersenyum, bahkan ketika tidak sependapat dengan pasangan kita. Itulah mengapa beberapa pasangan terlihat sangat bahagia di media sosial.

2. Kamu Merasa Insecure

Ilustrasi/Foto: Freepik/Drazen Zigic

Jika kamu melihat pasangan bahagia di mana-mana, kamu akan mudah terjebak dalam pemikiran bahwa kehidupan sehari-hari mereka sama menyenangkannya dengan apa yang mereka bagikan secara online. Ini bisa membuat kamu merasakan tekanan untuk menjaga hubungan kamu tetap bahagia, meski sebenarnya tidak.

Ironisnya, upaya untuk tampil sempurna justru membuat kamu semakin tidak puas dengan apa yang kamu miliki. Masalah kecil bisa membuat kamu berpikir hubungan kamu rusak, meskipun kamu sebenarnya tidak terlalu serius.

Kamu mungkin merasakan tekanan tambahan untuk tetap menjalin hubungan yang tidak sehat dan bermasalah karena takut mengecewakan orang lain di media sosial. Pasalnya, kamu tentu tidak ingin terlihat gagal dan kehilangan sesuatu yang membuat kamu begitu disukai. Ekspektasi tidak sehat seperti inilah yang harus kamu tinggalkan.

3. Kamu Melakukan Hal Indah Sendirian

Ilustrasi/Foto: Unsplash/Toa Heftiba

Kamu dan pasangan berhak mendapatkan validasi bahagia, bukan karena memenuhi standar orang lain atau standar yang kamu lihat ditetapkan di media sosial. Perlu kamu pahami bahwa tidak ada dua hubungan yang terlihat sama persis, karena melibatkan orang yang berbeda.

Membandingkan segala aspek kehidupan kita dengan apa yang kita lihat dari orang lain adalah jalan cepat menuju kekecewaan. Ini bahkan bisa menimbulkan stres dan ketakutan karena kamu merasa tertinggal dengan orang lain. Begitupun dalam menjalin sebuah hubungan. Kecemasan bisa merusak hubungan yang kamu jalani.

Singkatnya, media sosial sebenarnya sangat bagus untuk membantu kamu tetap terhubung dengan teman dan keluarga. Namun, media sosial juga dapat menciptakan ekspektasi berbahaya yang tidak realistis.

Untuk itu, kamu tidak perlu membandingkan hubungan kamu dengan orang lain di media sosial. Karena belum tentu kebahagiaan yang ada di media sosial benar-benar sama dengan kehidupan nyata.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk, gabung ke komunitas pembaca TheTriump, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)