10 Rekomendasi Minuman Tradisional yang Bisa Hangatkan Tubuh, Cocok untuk Musim Hujan!

Akhir-akhir ini hujan deras sedang mengguyur kawasan Jakarta dan beberapa daerah di Indonesia. Cuaca dingin dan angin kencang bisa membuat tubuh rentan terserang penyakit, seperti flu, batuk, pilek, hingga masuk angin.

Tapi jangan khawatir, karena sejumlah minuman tradisional dipercaya mampu menghangatkan tubuh dan berkhasiat bagi kesehatan di kala musim hujan seperti sekarang ini.

Melansir dari detikJatim, berikut ini adalah sederet minuman hangat yang cocok dikonsumsi saat musim hujan. Apa saja? Simak, yuk!

1. Wedang Ronde

Wedang ronde/ Foto: Instagram.com/trisulistijani.2908

Minuman hangat satu ini sangat khas dengan aroma jahe pada kuahnya yang mampu menghangatkan tubuh. Semangkuk wedang ronde dilengkapi dengan bulatan kenyal berwarna-warni mirip mochi yang berisi kacang tanah atau gula pasir, dan diberikan kacang tanah goreng yang menambah tekstur crunchy saat menyantapnya. Tapi, Beauties juga bisa memberi topping tambahan berupa kolang-kaling, roti tawar, sirup maupun susu, lho.

Kuah jahe yang sedikit pedas dan disajikan selagi hangat mampu menghangatkan tubuh, serta tekstur kenyal dari ronde yang memiliki rasa manis dan gurih membuat semangkuk wedang ronde sangat pas untuk disantap saat hujan turun.

2. Bandrek

Bandrek/ Foto: Flickr.com/The Samperuru

Bandrek merupakan minuman khas Sunda yang banyak dikonsumsi masyarakat di tengah cuaca dingin atau musim hujan untuk menghangatkan tubuh.

Minuman tradisional ini dibuat dengan bahan dasar jahe dan gula merah. Tampilannya yang terlihat sederhana, namun bandrek memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Segelas bandrek dapat kamu nikmati dengan tambahan daging kelapa, kacang tanah goreng, ataupun susu kental manis. Sensasi hangatnya membuat badan dan tenggorokan nyaman.

3. Bajigur

Bajigur/ Foto: Resepkoki/Atsarina Luthfiyyah

Masyarakat Jawa Barat pastinya sudah tidak asing dengan minuman tradisional satu ini. Bajigur merupakan minuman yang terbuat dari campuran bahan alami dan rempah-rempah. Rasa minuman ini begitu identik dengan rasa hangat dari jahe, manis dari gula merah, dan gurih yang khas dari santan.

Orang Sunda biasa menyajikan bajigur saat musim hujan, ditemani dengan ubi rebus, pisang rebus, ataupun kacang-kacangan. Di samping itu, bajigur punya segudang manfaat baik untuk kesehatan. Bajigur diyakini dapat mencegah berbagai penyakit, diantaranya flu akibat cuaca dingin, obesitas, kanker, hingga mempercantik kulit, lho. Bener nggak ya?

4. Wedang Uwuh

Wedang uwuh/ Foto: Pinterest.com/justinclara

Wedang Uwuh merupakan salah satu minuman tradisional khas Yogyakarta yang terbuat dari campuran berbagai rempah-rempah alami. Ada jahe, cengkeh, kayu manis, kapulaga, serai, secang, gula batu, dan masih banyak lagi.

Meski tampilan secangkir wedang uwuh dipenuhi dengan rempah-rempah, tapi minuman ini memiliki banyak khasiat. Tak hanya mampu menghangatkan tubuh, namun juga mampu menurunkan kadar kolesterol, mengatasi masalah perut, hingga melancarkan sirkulasi darah.

5. Wedang Pokak

Wedang pokak/ Foto: Ira Rodrigues

Di Madura, Jawa Timur, terdapat minuman yang biasa disajikan untuk menghangatkan tubut, terutama saat musim hujan.

Wedang pokak merupakan minuman yang diracik dengan berbagai rempah-rempah, mulai dari cengkeh, kayu manis, buah pekak, serai, hingga merica bubuk. Bukan hanya berkhasiat untuk menghangatkan, meminum wedang pokak dapat membuat badan lebih rileks dan terasa segar, serta meningkatkan sisitem imum tubuh.

6. Angsle

Angsle/ Foto: Dapur Rizma Photography

Sekilas, tampilan angsle hampir mirip dengan wedang ronde. Namun yang membedakan adalah kuahnya, angsle memiliki kuah bersantan dengan rasa manis. Aroma khas santan dan pandan membuat minuman ini begitu mengunggah selera.

Isiannya terdiri dari sagu mutiara, kacang hijau, roti tawar, ketan putih, dan kacang tanah goreng. Minuman khas Jawa Timur ini kerap disajikan sebagai hidangan penutup di malam hari atau saat musim hujan karena mampu menghangatkan tubuh.

7. Sekoteng

Sekoteng/ Foto: Instagram.com/icha.irawan

Berbeda dengan wedang ronde dan angsle, sekoteng memiliki isian yang lebih beragam dan ramai. Ada sagu mutiara, roti tawar, kacang hijau, kolang-kaling, dan taburan kacang tanah goreng yang menciptakan rasa gurih. Selain itu, ada rasa manis dan legit dari tambahan susu kental manis.

Sekoteng biasa dihidangkan dalam keadaan panas dan dikonsumsi pada malam hari atau saat musim hujan. Rasa pedas dari kuah jahe ampuh menghantarkan hangat pada tubuh.

8. Kembang Tahu

Kembang tahu/ Foto: Pinterest.com/delightfulplate

Tak banyak yang tahu betapa nikmatnya minuman satu ini. Wedang kembang tahu merupakan minuman dengan kuah jahe dan potongan sari tahu. Tekstur tahu itu sendiri sangat lembut mirip seperti puding.

Di daerah Jawa Tengah, kembang tahu biasa disantap saat hujan turun atau tidak enak badan. Karena minuman ini bukan hanya bisa membuat hangat, tapi juga menyehatkan tubuh.

9. Bir Pletok

Bir pletok/ Foto: Flickr.com/The Samperuru

Tak seperti bir pada umumnya, minuman khas Betawi ini tidak mengandung alkohol. Minuman yang sudah eksis dan populer sejak zaman kolonial ini dapat memberikan rasa hangat dan menyegarkan bagi tubuh.

Diolah dari bahan rempah seperti jahe, serai, kayu manis, kapulaga, cengkeh, dan pala. Selain itu, dicampur juga dengan daun pandan yang bisa menambahkan aroma harum pada minuman ini. Biasanya, bir pletok disajikan saat masih panas atau hangat, serta cocok diminum saat cuaca dingin untuk menghangatkan tubuh.

10. Susu Jahe
Wedang Susu Jahe

Susu jahe/Foto: Getty Images/iStockphoto/Karaidel

Umumnya, susu jahe terbuat dari campuran susu dan jahe. Sebagian orang ada yang meminumnya dicampur dengan madu atau gula untuk memberikan rasa dan aroma yang lebih kuat.

Susu jahet sangat cocok dikonsumsi ketika cuaca sedang dingin, terutama saat musim hujan atau terkena flu, karena mampu menghangatkan dan meningkatkan imun tubuh secara alami.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di TheTriump? Yuk gabung ke komunitas pembaca TheTriump B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)